Contoh Teks Eksposisi beserta Strukturnya (Bermacam Tema)

Contoh-Teks-Eksposisi-beserta-Strukturnya-(Bermacam-Tema)

Teks eksposisi adalah teks yang berisi pendapat melalui serangkaian argumen penguatnya. Berikut adalah contoh teks eksposisi beserta strukturnya (tesis, rangkaian argumen, penegasan ulang) dengan berbagai tema yang berbeda seperti: pendidikan, kesehatan, dan lingkungan (alam).

Contoh Teks Eksposisi tentang Pendidikan

Pembelajaran Jarak Jauh Kurang Efektif

Tesis

Pembelajaran jarak jauh adalah jalan yang tidak dapat dihindari dalam kondisi pandemi Covid-19. Sayangnya pembelajaran jarak jauh kurang dapat berjalan dengan baik dalam pelaksanaannya. Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Terdapat beberapa alasan utama yang menyebabkannya.

Rangkaian Argumen

Infrastruktur teknologi komunikasi di Indonesia masih belum merata. Jangankan di pulau kecil saja, di pulau Jawa yang memiliki angka penduduk yang paling banyak saja masih banyak daerah yang belum terpapar sinyal internet.

Kemudian, jika sinyal internet tersedia biayanya tidak murah. Pembelajaran melalui konferensi video akan menghabiskan banyak pulsa hanya dalam satu hingga dua jam pelajaran saja. 1-2 Gigabyte data bisa habis dengan mudah dalam sekali panggilan konferensi video untuk pembelajaran jarak jauh.

Selanjutnya, tidak semua siswa dan keluarganya memiliki perangkat telepon pintar yang harus digunakan untuk melaksanakan pembelajaran jarak jauh. Hal ini sangatlah tragis dan disayangkan karena tampaknya pemerintah kurang memperhatikan nasib dari keluarga yang tidak mampu untuk membeli telepon pintar.

Saat keluarga mampu untuk memiliki gawai atau perangkat komunikasi yang dibutuhkan pun orangtua belum tentu sanggup untuk membantu siswa belajar daring. Bukan masalah kompetensi orangtuanya yang utama, namun orangtua juga memiliki pekerjaan yang harus diselesaikan, apalagi dalam masa pandemi yang berpengaruh pula pada keadaan ekonomi semua orang.

Banyak siswa yang mengeluhkan pula bahwa pembelajaran jarak jauh membuat konsentrasi mereka buyar dan kurang fokus untuk belajar. Ilmu yang didapat dirasa tidak sebanding dengan pembelajaran tatap muka.

Banyak Guru yang mengeluhkan kendala teknis yang terjadi pada saat mengikuti pembelajaran jarak jauh. Kendala tersebut meliputi teknis penggunaan aplikasi (gagal upload, email tidak terkirim) maupun teknis teknologi informasi seperti lemahnya sinyal, perangkat yang galat, dsb.

Terakhir, sekolah juga kurang memiliki persiapan dalam menghadapi pembelajaran jarak jauh. Hal ini wajar saja, karena pandemi terjadi secara tiba-tiba dan menimpa seluruh sektor industri tanpa terkecuali sekolah.

Penegasan Ulang

Pada akhirnya, pandemi covid-19 adalah musibah yang tentunya kita semua tidak menginginkannya untuk terjadi. Namun hal tersebut telah terjadi dan diperlukan kepedulian pemerintah, kesadaran semua civitas pendidikan baik Sekolah, Siswa, Guru, dan orangtua untuk ikut menyukseskan kegiatan pembelajaran jarak jauh.

Kita harus berhenti untuk saling menyalahkan dan secara bahu membahu ikut menyelesaikan permasalahan pendidikan jarak jauh.

contoh teks eksposisi tentang kesehatan

Masa Adaptasi Kebiasaan Baru (New Normal)

Tesis

Adaptasi kebiasaan baru merupakan protokol kesehatan yang harus dijalankan oleh semua lapisan masyarakat dalam rangka pemutusan rantai penyebaran covid-19. Tentunya berbagai protokol kesehatan harus diikuti dan dipatuhi dalam pelaksanaannya. Apa saja dan mengapa kita harus melakukannya? Berikut adalah penjabarannya.

Rangkaian Argumen

Hal pertama yang masih harus dilakukan adalah menghindari kontak fisik. Karena penyebaran utama dari virus yang menyebabkan covid-19 adalah kontak fisik. Virus tidak dapat hidup di udara terbuka, namun dapat hidup di tangan atau pakaian yang kita kenakan untuk beberapa saat. Saat itu pula virus dapat berpindah dari satu orang ke orang lain yang bersentuhan dengannya.

Kemudian mencuci tangan dapat membunuh virus yang bisa saja kita dapatkan dari menyetuh benda atau orang lain. Tangan adalah bagian tubuh kita yang paling banyak bersentuhan dengan benda asing. Oleh karena itu mencuci tangan merupakan salah satu hal pokok yang harus dilakukan pula dalam masa adaptasi kebiasaan baru.

Selanjutnya meskipun kita sudah tidak dalam masa PSBB atau pembatasan sosial berskala besar kita harus tetap mengurangi aktivitas di luar rumah. Tidak bepergian jarak jauh dan membatasi diri dari keramaian masih menjadi cara yang paling efektif untuk memutus rantai penyebaran virus penyebab covid-19.

Tak kalah pentingnya lagi adalah mengenakan masker atau pelindung wajah saat terpaksa atau berkepentingan ke tempat yang ramai. Biasakan berbelanja dengan efisien, mengenakan masker dan membawa hand sanitizer sebagai opsi lain jika mencuci tangan tidak memungkinkan. Hal ini bukan hanya menghindari penularan yang dapat terjadi pada kita, tapi untuk melindungi orang lain dari penularan yang bisa saja dilakukan oleh kita.

Menjaga kesehatan juga merupakan hal penting lainnya yang harus dilakukan dalam menghadapi masa pandemi. Pada akhirnya kesehatan kita juga yang menentukan imunitas atau daya tahan tubuh kita terhadap virus yang ganas ini. Hal ini bermanfaat agar kita tidak tertular atau tidak mengalami komplikasi seandainya sudah tertular.

Penegasan Ulang

Maka ada baiknya kita mematuhi berbagai protokol kesehatan masa adaptasi kebiasaan baru yang meliputi: jaga jarak, hindari kontak fisik, kurangi bepergian, gunakan masker di keramaian, dan selalu rajin mencuci tangan dan jaga kesehatan. Bukan hanya untuk diri sendiri tapi untuk semua orang.

Contoh Teks Eksposisi tentang Lingkungan

Gua Ngerit Nyaris Dilupakan

Tesis

Gua Ngerit yang berada di Desa Pakel, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek sudah lama tidak terdengar gaungnya. Tempat tersebut sudah jarang dikunjungi apalagi diperhatikan oleh orang-orang sebagai lingkungan alam rekreasi. Mengapa hal tersebut bisa terjadi?

Rangkaian Argumen

Ada beberapa alasan mengapa tempat tersebut kini jarang dikunjungi. Pertama, keindahan Goa Ngerit sudah tidak seperti dulu lagi. Masyarakat sekitar tampak menambang batu yang ada di sekitar sungai maupun tubuh gua secara liar. Hal tersebut tentunya mengurangi keindahan dari gua dan lingkungan sekitar lainnya seperti sungai dan tebing yang semakin curam. Belum lagi polusi dan debu yang dilepaskan dari aksi penambangan liar tersebut.

Kedua, kini sudah tidak terdengar lagi kicauan merdu burung yang biasa terdengar di sana. Hal tersebut terjadi karena banyak burung yang sudah mati diburu. Masyarakat sekitar dengan bebasnya berburu burung atau hewan yang berada di sekitar lingkungan alam Gua Ngerit karena tidak ada sanksi yang tegas.

Ketiga, Habitat sungai di lingkungan Gua Ngerit juga sudah terganggu karena penggunaan obat dan alat setrum untuk menangkap ikan. Hal tersebut berpengaruh juga pada kejernihan dan keaslian dari sungai itu pula.

Keempat, kesejukan dan keindahan lingkungan alam di tempat itu kini tak terasa lagi. Penebangan liar di hutan dianggap sudah seperti pekerjaan biasa bagi masyarakat sekitar tanpa berpikir dampak panjangnya.

Kelima, pemerintah kurang memperhatikan akses jalan menuju ke lokasi Gua Ngerit. Sehingga tempat tersebut terkesan terpencil karena terkucil dan sulit dijangkau oleh orang-orang (pengunjung).

Penegasan Ulang

Melihat kenyataan itu perlu perhatian pemerintah daerah dan kesadaran masyarakat untuk mengembalikan keindahan lingkungan alam Goa Ngerit. Padahal tempat tersebut sangat berpotensi untuk menjadi tempat wisata yang bisa mendatangkan pendapatan daerah yang tak lain akan mempengaruhi pendapatan masyarakatnya pula.

Berikan Komentar

Kembali ke Atas