Contoh teks laporan percobaan atau eksperimen pada artikel ini dibuat berdasarkan beberapa model yang ada, seperti laporan percobaan lengkap (ilmiah), laporan percobaan singkat (sederhana) yang hanya memuat: pernyataan umum, dan uraian, dan percobaan pengembangan/pembuatan.

Mengenai bagaimana struktur dan pengertian laporan percobaan dapat di lihat di tautan ini. Sementara itu, artikel ini akan memaparkan kumpulan contoh teks laporan percobaan dengan berbagai topik, dimulai dari contoh teks laporan percobaan ilmiah/lengkap di bawah ini.

Contoh Teks Laporan Percobaan Lengkap (Ilmiah)

Struktur lengkap sesuai dengan standar penulisan karya tulis ilmiah dari teks laporan percobaan meliputi: tujuan, kajian teori, alat dan bahan, prosedur/cara kerja, hasil pengamatan, pembahasan, simpulan, daftar pustaka. Berikut adalah salah satu contoh teks laporan percobaan yang lengkap.

Pengaruh Tumpahan Minyak terhadap Kehidupan Hewan Liar

Tujuan

Mengetahui dampak tumpahan minyak yang kerap terjadi karena berbagai kesalahan yang terjadi dalam proses transportasi maupun pengeboran minyak di perairan terhadap kehidupan hewan liar.

Kajian Teori

Minyak merupakan salah satu bahan yang banyak dimanfaatkan oleh manusia. Definisinya sendiri berarti suatu cairan yang tidak larut atau bercampur dengan air namun larut dalam pelarut organik. Berbagai bentuk minyak sangat bermanfaat untuk kehidupan kita. Terdapat minyak yang dapat dikonsumsi, atau yang digunakan untuk menjadi bahan bakar sehingga dapat dimanfaatkan energinya. Namun jika tidak dikelola dengan benar, minyak dapat merusak lingkungan karena sifatnya yang tidak menyatu dengan air tadi. Sementara bentuk kehidupan kita kebanyakan membutuhkan air, termasuk kita sendiri (manusia) dan hewan liar.

Berbicara mengenai kehidupan hewan liar, yang dimaksud hewan liar adalah berbagai kehidupan  satwa di alam bebas yang tidak dicampuri oleh manusia. Maksudnya, hewan-hewan tersebut merupakan bagian dari ekosistem lingkungan yang belum terjamah dan dapat hidup mandiri tanpa campur tangan manusia. Mudahnya, hewan-hewan yang tidak dipelihara atau dibudidayakan oleh manusia. Kita sebagai makhluk yang berpikir dan cerdas harus ikut menjaga keberadaan mereka. Pada akhirnya, hewan-hewan ini juga memiliki peranannya sendiri dalam ekosistem lingkungan yang kita tinggali. Tanpa adanya kehidupan hewan liar yang aman, maka lingkungan manusia pun terancam.

Alat dan Bahan

Dalam eksperimen atau percobaan yang akan dilakukan untuk mengetahui dampak tumpahan minyak terhadap kehidupan hewan, dibutuhkan alat dan bahan sebagai berikut.

  1. Air
  2. Sabun cair
  3. Minyak goreng
  4. Sikat gigi
  5. Dua lembar bulu unggas

Prosedur/Cara Kerja

  1. Membuat tabel dengan sifat air dan minyak terhadap bulu unggas dengan kriteria: menyerap, tidak menyerap, dan rusak atau tidak.
  2. Menuangkan air ke dalam mangkuk transparan.
  3. Mencelupkan bulu unggas ke dalam air.
  4. Mencatat bagaimana air memengaruhi bulu unggas: menyerap, atau tidak menyerap, rusak/tidak?
  5. Mencampurkan minyak ke dalam air.
  6. Mencelupkan bulu kedua ke dalam air yang telah terkontaminasi minyak.
  7. Mencatat bagaimana air yang terkontaminasi memengaruhi bulu unggas: menyerap, atau tidak menyerap, rusak/tidak?
  8. Mencoba membersihkan bulu yang telah terpengaruhi oleh air yang terkontaminasi minyak menggunakan sabun dan sikat gigi.
  9. Mencatat hasil percobaan untuk membersihkan bulu yang terkontaminasi minyak.

Hasil Pengamatan

 

Objek Eksperimen Perubahan yang Terjadi
Air Air diserap oleh bulu, hanya berubah bentuk karena basah dan tidak rusak, setelah kering bentuknya kembali utuh
Minyak Air tidak menyerap dengan baik, bulu tampak lebih lusuh dan rusak
Sabun Sabun dapat membersihkan minyak, namun bulu sudah terlanjur rusak dan tidak dapat benar-benar kembali ke bentuk aslinya

 

Pembahasan

Kedua substansi yang dieksperimenkan ternyata memiliki sifat yang berbeda jauh satu sama lain. Air tidak merusak dan justru membersihkan sebagian debu yang terendap di dalam bulu. Sementara itu, minyak membuat bulu menjadi tidak dapat menyerap air sehingga membuatnya lusuh dan bahkan rusak, bahkan setelah diupayakan untuk dibersihkan pun tetap tidak tertolong sepenuhnya. Untuk lebih lebih jelasnya, berikut adalah pemaparan hasil analisis terhadap air dan minyak.

  1. Air menyerap ke dalam bulu dan tidak merusak, justru malah mampu membersihkan atau menyegarkan kembali bulu saat telah kering.
  2. Minyak membuat air tidak dapat menyerap ke bulu, dan membuat bulu menjadi rusak.
  3. Bulu yang dicelupkan ke dalam air yang terkontaminasi minyak dapat dibersihkan akan tetapi tidak seutuhnya, bulu tidak benar-benar kembali ke bentuk semula.

Simpulan

Dapat disimpulkan bahwa tumpahan minyak terhadap air merugikan hewan liar di alam. Kesimpulan tersebut diambil dari bagaimana minyak membuat bulu unggas tidak dapat menyerap air. Padahal air adalah salah satu sumber kehidupan hewan. Di alam liar makhluk-makhluk tersebut tentunya tidak memiliki sabun untuk membersihkan minyak tersebut. Bahkan jika kita sebagai manusia membantu membersihkannya, hasilnya tidak sama dengan aslinya. Oleh karena itu lebih baik mencegah tumpahan minyak daripada membersihkannya.

Daftar Pustaka

Heralegina, Y. (2019). Tumpahan minyak di laut yang menggegerkan aktivis lingkungan. Bandung: Penerbit TIC.

Thabroni, G. (2020). Teks Percobaan. Diambil dari https://serupa.id/teks-laporan-percobaan-pengertian-struktur-model-ciri-contoh

Contoh Teks Laporan Percobaan Singkat tentang Tumbuhan

Merupakan laporan percobaan model sederhana yang hanya menggunakan 2 bagian utama teks, yakni: pernyataan umum, dan uraian (uraian dapat dibagi menjadi beberapa bagian). Berikut adalah salah satu contoh teks laporan percobaan singkat.

Percobaan Membedah Bunga Sepatu

Pernyataan Umum

Bunga memiliki anatomi yang cukup kompleks namun sederhana dalam pembagian tugas setiap bagiannya. Melalu pengamatan atau observasi kita dapat melihat dengan jelas berbagai bagian luar bunga seperti: mahkota, kelopak, dan tangkal bunga.

Namun kita tidak dapat benar-benar melihat bagian dalamnya seperti bakal biji, putik, dan dasar bunga. Melalui percobaan membedah atau memotong bunga, kita dapat benar-benar mengetahui secara empiris bagaimana sebenarnya bentuk bagian bunga tersebut.

Uraian

Bagian Luar Bunga Sepatu (Steril)

Tampak bahwa bunga memiliki mahkota bunga indah yang menjadi pemikat agar serangga dapat menyentuh bagian fertil bunga (benang sari dan putik) sehingga bunga dapat bereproduksi. Sementara itu kelopak bunga yang dulunya menyelimuti mahkota masih tampak di bagian pangkal bunga. Tangkai bunga juga berdiri tegak menopang bunga yang memiliki anatomi kompleks.

Bagian Dalam Bunga Sepatu (Fertil)

Bagian ini adalah bagian paling menarik saat dilakukan pemotongan atau pembedahan terhadap bunga. Dapat dilihat bahwa putik memiliki bagian kopong dan memang berbentuk seperti selang yang dapat menyalurkan sesuatu (benang sari) ke dalamnya.

Di bagian pangkal putik kita dapat melihat adanya bakal biji yang akan dibuahi oleh benang sari. Tanpa membedahnya kita tidak dapat melihat bagian ini. Sementara itu dalam pembedahan ini juga ditemukan beberapa serbuk sari yang sudah menempel di pangkal putik. Bentuknya tidak benar-benar terlihat namun dengan bantuan kaca pembesar, jelas bahwa benda kecil yang menempel di sana adalah benang sari.

Contoh Teks Laporan Percobaan tentang Makanan

Memasak Kentang Goreng yang Renyah di Luar & Lembut di Dalam

Tujuan

Membuat kentang goreng yang renyah di luar namun tetap lembut dan empuk di dalam.

Alat dan bahan

Kentang, pisau dapur, gula, air, minyak goreng

Langkah-langkah

  1. Masak air sebanyak 3 gelas hingga matang dan campurkan setengah atau seperempat gula ke dalamnya hingga laut.
  2. Kupas kentang, kemudian potong kecil dan memanjang dengan menggunakan pisau dapur. Hati-hati dalam proses ini, atau minta bantuan orang yang sudah ahli dalam menggunakan pisau.
  3. Rendam kentang yang telah dipotong dalam air gula yang hangat lalu rebus selama 15 menit. Hal ini dimaksudkan agar sebagian kecil gula menyerap ke permukaan kentang dan dapat menghasilkan bagian luar yang mengkaramel namun bagian dalamnya matang sempurna dan menyerap sedikit lebih banyak air.
  4. Keringkan kentang yang telah di rebus di atas nampan yang dialasi tisu masak (tanpa pewarna). Hal ini dilakukan agar air yang berada di dalam kentang berkurang, sehingga akan menjadi lebih renyah ketika digoreng.
  5. Goreng kentang selama 10-15 menit dengan api kecil untuk memastikan bagian dalam kentang.
  6. Goreng dengan api besar 2-3 menit atau secukupnya untuk memastikan bagian luar kentang renyah, perhatikan baik-baik warna permukaan kentang, jangan sampai gosong.

Hasil

Kentang yang digoreng menggunakan metode ini menjadi lebih renyah di bagian luar dan sedikit manis di bagian luarnya. Tampak bahwa kentang benar-benar dapat digoreng hingga kuning keemasan karena terdapat sedikit lapisan gula yang mengkaramel. Bagian luar kentang terasa renyah dan memiliki tekstur yang kompleks dan tidak datar.

Simpulan

Proses yang dibutuhkan untuk membuat masakan ini mungkin cenderung agak sedikit lebih rumit. Namun nyatanya setelah dicoba tidak serumit itu dan masih memungkinkan bahkan untuk diterapkan dalam memasak harian. Hasilnya pun sangat layak untuk diperjuangkan karena membuat kentang goreng menjadi lebih lezat dengan tambahan sedikit langkah lainnya dari cara yang biasa.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *