Perangkat output atau peranti keluaran adalah peralatan yang menyajikan informasi dari komputer yang bisa berupa tampilan di layar monitor, gambar tercetak oleh printer, suara yang dihasilkan speaker, dan lain sebagainya (Wijanto, dkk, 2021, hlm. 77). Lantas apa saja perangkat, alat, atau peranti keluaran yang dapat digunakan untuk menyajikan informasi dari data yang telah diinput ke komputer? Berikut adalah beberapa penjelasan contoh perangkat output yang diklasifikasikan berdasarkan jenis atau macamnya.

Perangkat Output Gambar dan Video

Perangkat output gambar dan video merupakan salah satu perangkat output yang sering digunakan sehari-hari, dan seperti namanya, perangkat output gambar dan video digunakan untuk melihat gambar maupun video yang sedang diputar di dalam sebuah computer (Suryawinata, 2018, hlm. 86). Contoh dari perangkat ouput ini adalah monitor.

Monitor

Monitor merupakan salah satu perangkat yang dapat kita gunakan untuk melihat gambar maupun video yang sedang kita putar di dalam sebuah komputer. Layar monitor berfungsi untuk menampilkan hasil pengolahan data di komputer, seperti gambar, teks, angka, grafik, dan sebagainya (Wijanto, dkk, 2021, hlm. 77). Pada saat artikel ini ditulis, teknologi yang paling banyak digunakan oleh monitor adalah teknologi LCD dan LED bahkan OLED. Akan tetapi, pada masa lalu monitor belumlah secerah dan sepresisi monitor di masa kini. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah penjelasan mengenai beberapa teknologi monitor yang dirangkum oleh Suryawinata (2018, hlm. 87-92).

Cathode Ray Tube (CRT)

Cathode Ray Tube merupakan salah satu teknologi monitor yang umumnya disingkat dengan CRT. Tabung ini merupakan tabung vakum yang isinya adalah satu atau lebih pemancar elektron. Layar yang digunakan untuk menampilkan gambar gambar-gambar yang ditampilkan pada layar dengan teknologi CRT ini mewakili bentuk gelombang listrik yang ditransfer melalui pemancar elektron. Teknologi ini merupakan salah satu teknologi pertama yang digunakan dalam perangkat output monitor.

Monitor yang menggunakan teknologi CRT ini sering disebut dengan TV tabung atau monitor tabung. Teknologi CRT ini menggunakan pemancar elektron yang terdiri dari 3 warna. Warna-warna tersebut terdiri dari hijau merah dan biru. Elektron-elektron ini ditampilkan dalam layar monitor berupa titik-titik yang membentuk komponen yang dinamakan pixel.

Liquid Crystal Display (LCD)

Pada tahun 2000-an teknologi ini mulai populer di pasaran. Teknologi Liquid Crystal Display ini atau yang biasa disingkat dengan LCD berbentuk sebuah layar datar yang digunakan untuk display. LCD menggunakan cairan kristal yang menjadi perantara antara sinyal yang di modulasi oleh perangkat optik. Teknologi LCD memiliki beberapa kelebihan jika dibandingkan dengan teknologi CRT, antara lain bentuknya yang tipis dan ringan.

Kelebihan lainnya adalah konsumsi dayanya yang lebih rendah sekitar 10 sampai 25% dari daya yang digunakan oleh teknologi CRT. Karena konsumsi daya yang lebih rendah ini, panas yang dihasilkan oleh teknologi ini juga lebih rendah. Teknologi ini juga dinilai lebih sehat daripada teknologi CRT karena hampir tidak menghasilkan radiasi elektromagnetik seperti layar monitor yang menggunakan teknologi CRT. Teknologi monitor LCD ini juga dapat disusun seperti matriks, sehingga dapat menjadikannya display yang sangat besar.

Light Emitting Diode (LED)

Light Emitting Diode atau yang biasa disebut dengan LED merupakan salah satu teknologi yang digunakan dalam monitor saat ini. Teknologi LED menggunakan susunan dari LED sebagai pixel untuk menampilkan display gambar maupun video. Teknologi LED ini memungkinkan untuk digunakan di luar ruangan di mana cahaya yang dihasilkan oleh matahari sering kali menutupi atau membuat display jenis LCD menjadi sangat redup.

Oleh karena itu, teknologi LED ini sering kali digunakan untuk penanda toko dan bahkan sebagai layar besar atau videotron yang sering kita lihat. Alat ini tidak hanya sekedar ada di dalam monitor, namun banyak sekali digunakan pada alat-alat yang lain. Lampu penerangan di rumah, mobil, dan sepeda motor juga sudah mulai bergeser pada penggunaan LED. Hal ini dikarenakan karena kelebihan LED ini yang jauh lebih hemat daya dibandingkan teknologi LCD. Kelebihan lain yang dimiliki oleh display LED ini adalah waktu startup-nya lebih cepat sehingga kecerahan layar yang maksimal dapat dicapai dengan instan.

Selanjutnya warna yang dihasilkan juga jauh lebih cerah dibandingkan dengan teknologi LCD. Teknologi ini juga memungkinkan layar bisa di produksi dengan ukuran yang lebih tipis. Waktu penggunaan dari LED ini jauh lebih lama dibandingkan dengan teknologi LCD.

Proyektor

Proyektor merupakan salah satu perangkat output yang menggunakan proyeksi. Dalam penggunaannya, perangkat ini sifatnya adalah memancarkan cahaya pada permukaan untuk dipantulkan kembali ke pengguna. Perangkat ini berbeda dengan monitor, karena monitor menggunakan teknologi sinar yang langsung dilihat oleh mata manusia.

Jika diibaratkan dengan sesuatu yang kita ketahui, gambar pada monitor itu seperti matahari yang memancarkan cahaya langsung sedangkan gambar pada proyektor adalah bulan yang memantulkan cahaya dari sebuah sumber cahaya. Karakteristik proyektor ini sifat cahayanya lebih lembut dari pada monitor yang langsung memancarkan cahaya. Proyektor biasanya digunakan untuk menampilkan presentasi, data ketika rapat atau menonton film.

Perangkat Output Cetak

Perangkat output cetak merupakan perangkat output yang digunakan untuk menerjemahkan atau mengubah format dokumen dari apa yang ada di dalam komputer menjadi sesuatu hal yang bisa kita pegang dan kita lihat secara fisik (Suryawinata, 2018, hlm. 74). Perangkat output cetak ini memiliki banyak sekali jenis, namun yang akan kita bahas dalam bab ini hanya perangkat yang sering kita gunakan yakni printer dan plotter.

  1. Printer
    Printer mengubah data-data digital yang merupakan sinyal sinyal elektronik di dalam komputer ke dokumen yang sifatnya hardcopy (Suryawinata, 2018, hlm. 78). Dengan kata lain, printer digunakan untuk mencetak gambar, foto, dokumen dalam bentuk media kertas. Printer merupakan salah satu perangkat komputer yang populer yang sering sekali digunakan untuk mencetak teks dan foto. Bahkan pada awal tahun 2000-an komputer dijual dengan bundling printer. Printer menjadi perangkat yang tidak bisa dipisahkan dari sebuah komputer perkantoran.
  2. Plotter
    Plotter merupakan perangkat keras komputer yang fungsinya mirip dengan Sebuah printer. Perbedaannya dengan printer adalah ketika printer digunakan untuk mencetak dokumen atau gambar yang berupa bitmap, maka plotter ini khusus digunakan untuk mencetak dokumen atau gambar yang memiliki format vektor. Plotter ini biasanya sering digunakan untuk mencetak gambar dalam skala besar seperti skema sebuah rangkaian elektronik, denah sebuah bangunan, atau proyek-proyek arsitektural. Plotter bekerja dengan menggunakan ujung bolpoin atau seperti pensil untuk menggambar garis-garis pada sebuah media cetak. Kelebihan dari plotter adalah dapat bekerja pada lembaran kertas atau media cetak yang sangat besar namun resolusi yang dihasilkan masih tetap tinggi. Hal ini juga disebabkan karena dokumen yang dicetak merupakan dokumen vektor. Dokumen vektor tidak kehilangan resolusinya meskipun diperbesar sebesar apapun. Kelebihan yang lainnya adalah plotter dapat mencetak pada macam-macam media cetak seperti tripleks, aluminium, lembaran besi, plastik, maupun kardus.

Teknologi Cetak pada Printer

Banyak sekali jenis printer yang terdapat di pasaran saat ini dan masing-masing memiliki teknologi yang berbeda dalam proses pencetakannya. Teknologi pencetakan ini memiliki cara kerja yang berbeda satu sama lain. Hal ini mempengaruhi kelebihan dan kelemahan dari masing-masing teknologi yang digunakan. Berikut ini adalah bahasan dari beberapa teknologi cetak yang digunakan pada printer.

  1. Ink jet
    Ink jet atau juga sering disebut dengan bubble jet, merupakan salah satu teknologi printer yang menggunakan tinta dalam pencetakannya. Printer dengan jenis ini merupakan printer yang paling populer digunakan pada komputer rumahan. Tinta dalam sistem printer inkjet ini disimpan dalam sebuah tempat yang dinamakan cartridge. Cartridge ini biasanya terdiri dari beberapa warna primer atau warna dasar yang nanti akan dikombinasikan untuk menghasilkan warna-warna yang diinginkan oleh pengguna.
  2. Laser jet
    Teknologi laser jet merupakan teknologi printer yang menggunakan toner sebagai bahan untuk mencetak. Toner berupa serbuk warna yang sifatnya padat. Printer dengan teknologi laser jet ini umumnya digunakan untuk perusahaan, sekolah, dan kebutuhan lain yang membutuhkan pencetakan dengan jumlah yang sangat banyak serta membutuhkan waktu yang cepat. Pada awalnya teknologi laser jet ini hanya mendukung pencetakan grayscale atau hitam putih saja, namun seiring perkembangan teknologi serbuk tinta berwarna juga mulai dikembangkan.
  3. Dot Matrix
    Printer dengan teknologi dot matrix merupakan salah satu teknologi printer pertama yang pernah diciptakan. Cara kerja dari teknologi dot matrix ini sebenarnya meniru sistem dari mesin ketik yang masih manual menggunakan press. Jika dalam mesin ketik semua huruf sudah terwakili oleh masing-masing tombol dan tombol tersebut terhubung ke dalam besi pencetak. Dalam besi pencetak sudah ada cetakan masing-masing huruf. Pada printer dot matrix, huruf-huruf tersebut diwakili dengan sebuah kotak matriks yang isinya adalah jarum jarum yang dalam bahasa Inggrisnya adalah dot. Jarum-jarum ini nanti akan menyesuaikan cetakan huruf dengan apa yang ditampilkan pada layar komputer. Printer dengan teknologi dot matrix ini hingga sekarang masih banyak digunakan terutama dalam urusan kasir, perkantoran dan lain sebagainya.
  4. Thermal Printer
    Printer dengan teknologi ini tidak menggunakan tinta sama sekali. Baik itu berupa tinta cair maupun tinta padat. Teknologi printer ini menggunakan panas untuk mencetak di dalam sebuah media cetak atau kertas. Namun kertas yang digunakan pada thermal printer ini adalah kertas khusus. Kertas yang digunakan adalah kertas yang sensitif terhadap panas atau juga bisa disebut dengan thermal transfer paper. Sebagai contoh thermal printer Ini pertama bisa kita temui di dalam mesin fax, contoh lain adalah ketika kita makan di sebuah gerai makanan yang biasanya kita dapat nota atau slip kecil yang lebarnya tidak sampai 10 cm.
  5. 3D Printer
    3D printer akhir-akhir ini jadi tren tersendiri di dalam dunia komputer. Aplikasinya bisa mendukung hampir semua bidang yang ada mulai dari aplikasi medis, perkantoran, industri kreatif, sampai membuat rumah. Ya! Anda tidak salah dengar, rumah bisa dicetak dengan menggunakan 3D printer. 3D printer sebenarnya sudah dikenalkan pada tahun 1984 yang tujuannya awalnya untuk membuat objek secara tiga dimensi menggunakan aplikasi di dalam komputer. Berikut ini adalah contoh 3D printer dan beberapa teknologi atau bidang yang didukung dengan menggunakan 3D sprinter
    (Suryawinata, 2018, hlm. 81).

Perangkat Output Suara

Perangkat output suara adalah perangkat yang dapat memproses sinyal digital dan ditransfer ke dalam sebuah perangkat yang bernama speaker untuk menghasilkan suara atau bunyi. Sinyal tersebut akan berubah menjadi gelombang suara yang sifatnya analog dan bisa kita dengarkan melalui telinga kita. Berapa perangkat output suara di antaranya adalah sebagai berikut.

  1. Speaker Aktif
    Speaker aktif merupakan salah satu perangkat output suara yang sering kita temui di komputer atau bahkan di laptop kita. Karakteristik dari speaker aktif ini mengeluarkan suara yang relatif keras dibandingkan perangkat output suara yang lain.
  2. Headphone
    Headphone merupakan perangkat output suara yang biasanya digunakan untuk mendengarkan sebuah musik atau suara dari sebuah video. Headphone ini memiliki karakteristik suara yang tidak begitu keras karena posisinya langsung menempel di daun telinga. Perangkat ini disebut headphone karena perangkat ini memiliki bentuk seperti bando yang menghubungkan 2 speaker yang dimilikinya melalui atas kepala pengguna.
  3. Earphone
    Perangkat ini merupakan saudara dekat dari headphone. Bedanya jika headphone diletakkan melintang di atas kepala, maka earphone ini karakteristiknya dia langsung masuk ke lubang telinga. Tujuan awal diciptakannya earphone ini adalah untuk mendengarkan musik secara santai dan digunakan selama berolahraga atau berpergian ke luar rumah.
  4. Bone Conducting Technology
    Teknologi ini merupakan salah satu teknologi terbaru dalam perangkat output suara. Jika semua perangkat yang telah kita bahas sebelumnya menggunakan gelombang suara untuk mentransmisikan suara. Namun berbeda dengan teknologi ini, teknologi ini menggunakan getaran yang ditransfer melalui tulang kita. Memang agak aneh sepertinya karena kebanyakan suara yang kita dengar adalah menggunakan telinga kita. Sensor suara di dalam tubuh kita adalah gendang telinga. Tidak berakhir disitu, sebenarnya gendang telinga itu juga terhubung dengan organ sensoris yang bernama koklea. Komposer musik besar dunia, yaitu Beethoven mengalami tuli karena gendang telinganya yang rusak, namun koklea dari Beethoven masih berfungsi dengan normal. Beethoven bisa mendengarkan musik dari piano dengan cara mentransfer getaran yang dihasilkan oleh piano ke dalam rahangnya dengan menggigit sebuah batang besi yang terhubung ke piano (Suryawinata, 2018, hlm. 85).

Referensi

  1. Suryawinata, M. (2018). Arsitektur dan organisasi komputer. Sidoarjo: UMSIDA Press.
  2. Wijanto, dkk. (2021). Informatika smp kelas VII. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemdikbudristek.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.