Pengertian Metode Penelitian

Metode penelitian adalah tata cara, langkah, atau prosedur yang ilmiah dalam mendapatkan data untuk tujuan penelitian yang memiliki tujuan dan kegunaan tertentu. Seperti yang diungkapkan Sugiyono (2018, hlm. 2) yang menjelaskan bahwa metode penelitian adalah suatu cara ilmiah dalam mendapatkan data untuk tujuan dan kegunaan tertentu. Ilmiah berarti kegiatan penelitian yang didasarkan pada ciri-ciri keilmuan, yakni rasional, empiris, dan sistematis seperti yang telah ditelusuri dalam filsafat ilmu.

Rasional berarti bahwa kegiatan penelitian yang dilakukan dengan cara masuk akal, sehingga terjangkau oleh penalaran manusia. Sementara empiris berarti cara-cara yang dilakukan itu dapat diamati oleh indra manusia, sehingga orang lain dapat mengamati dan mengetahui cara yang digunakan. Selanjutnya, sistematis maksudnya adalah proses yang digunakan dalam penelitian yang menggunakan langkah-langkah tertentu yang bersifat logis.

Sementara itu, jika kita menelusuri pengertian penelitian atau riset itu sendiri, maka Nazir (2014) penelitian merupakan suatu kegiatan yang ditujukan untuk menyelidiki sebuah keadaan dari, sebuah alasan dari, beserta konsekuensi-konsekuensi terhadap suatu set keadaan khusus, bisa sebuah fenomena atau variabel.

Artinya kegunaan tertentu yang dicari dalam metode penelitian merupakan kegiatan penyelidikan sistematis terhadap sesuatu dengan cara yang ilmiah. Nazir (2014, hlm. 26) juga menyatakan bahwa metode penelitian ilmiah boleh dikatakan suatu pengejaran terhadap kebenaran yang diatur oleh pertimbangan-pertimbangan logis.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa apa itu metode penelitian adalah cara atau prosedur sistematis yang dilakukan untuk mendapatkan kebenaran, keadaan dari, sebuah alasan dari, konsekuensi-konsekuensi suatu fenomena yang diatur oleh pertimbangan-pertimbangan logis yang disokong oleh data-data yang cukup sebagai bukti konkret yang dapat dilihat, diamati dan bahkan teralami oleh semua orang (objektif; bukan asumsi pribadi).

Metode Penelitian Menurut Para Ahli

Tentunya, untuk menyokong lebih jauh pengertian di atas, diperlukan studi banding terhadap berbagai definisi lain dari para pakar yang telah mempelajari hal ini lebih dalam. Berikut adalah kumpulan pengertian metode penelitian menurut para ahli.

Nazir

Nazir (2014, hlm. 26) menyatakan bahwa metode ilmiah boleh dikatakan suatu pengejaran terhadap kebenaran yang diatur oleh pertimbangan-pertimbangan logis.

Hamid Darmadi

Metode penelitian adalah suatu cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan kegunaan tertentu (Darmadi, 2014, hlm. 153).

Arikunto

Menurut Arikunto (2019, hlm. 136) metode penelitian adalah cara utama yang digunakan peneliti untuk mencapai tujuan dan menentukan jawaban atas masalah yang diajukan.

Sukandarrumidi

Metode penelitian merupakan cara utama yang digunakan peneliti untuk mencapai tujuan dan menentukan jawaban atas masalah yang diajukan (Sukandarrumidi, 2012, hlm. 111).

Macam Macam Metode Penelitian

Berdasarkan cara pengolahan, analisis data, serta cara menarik kesimpulannya, jenis atau macam metode penelitian dapat ditinjau dari pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan campuran (kuantitatif kualitatif), berikut adalah penjelasannya.

Metode Penelitian Kuantitatif

Menurut Silaen (2018, hlm. 18) penelitian kuantitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data berupa angka-angka dan umumnya dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif atau inferensial. Artinya, angka yang didapatkan diolah dan dicari tahu pengaruhnya terhadap rumusan masalah penelitian yang telah ditentukan. Apakah angka hasil survey membuktikan hipotesis yang diajukan? Apakah angka menunjukkan bahwa sangkaan kita benar terhadap masalah yang diteliti? Dsb.

Masih senada dengan pendapat di atas Sugiyono (2018, hlm.14) berpendapat bahwa pendekatan kuantitatif merupakan penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme untuk meneliti populasi atau sampel tertentu dan pengambilan sampel secara random dengan pengumpulan data menggunakan instrumen, analisis data bersifat statistik.

Menurut Sanjaya (2015, hlm. 37) beberapa metode yang sering digunakan oleh peneliti kuantitatif di antarnya adalah sebagai berikut.

  1. Eksperimen
    Merupakan metode penelitian yang bertujuan untuk menjelaskan dan meramalkan yang akan terjadi pada suatu variabel manakala diberikan suatu perlakuan tertentu terhadap variabel lainnya.
  2. Survei
    Adalah penelitian yang berusaha untuk mengungkap opini, pendapat atau pandangan masyarakat terhadap isu-isu khusus yang diteliti.
  3. Penelitian Korelasi
    yang dimaksud korelasi adalah penelitian yang dilakukan untuk menemukan ada atau tidaknya hubungan antar dua atau lebih variabel yang diteliti (misalnya apakah model pembelajaran tertentu (variabel 1) berpengaruh terhadap nilai ujian siswa (variabel 2)?
  4. Studi Perbandingan
    penelitian yang dilakukan kutuk menemukan perbedaan tertentu dari dua kelompok subjek penelitian.
  5. Studi Perkembangan
    Penelitian atau studi yang bertujuan untuk menemukan perkembangan pada subjek penelitian tertentu berdasarkan fungsi waktu.

Metode Penelitian Kualitatif

Menurut Sugiyono (2018, hlm. 213) metode penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme (tepatnya fenomenologi), yang digunakan untuk meneliti pada kondisi ilmiah di mana peneliti sendiri adalah instrumennya, teknik pengumpulan data dan di analisis yang bersifat kualitatif lebih menekan pada makna. Metodologi penelitian kualitatif bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan fenomena atau obyek penelitian melalui aktivitas sosial, sikap dan persepsi orang secara individu atau kelompok.

Menurut Sanjaya (2015, hlm. 47) metode-metode yang biasa digunakan dalam penelitian kualitatif adalah sebagai berikut.

  1. Metode Grounded
    Grounded adalah metode penelitian yang dilaksanakan dengan mengadakan data yang ada di lapangan, baik dalam perumusan masalah, membangun hipotesis, maupun penarikan simpulan penelitian. Oleh karena itu penelitian ini sangat bergantung pada pengalaman dan kredibilitas peneliti.
  2. Metode Deskriptif Kualitatif
    Deskriptif kualitatif adalah metode yang bertujuan untuk menggambarkan secara utuh dan mendalam mengenai realitas sosial dan berbagai fenomena yang terjadi pada masyarakat yang menjadi subjek penelitian sehingga secara rinci tergambarkan ciri, karakter, sifat, dan model dari fenomena yang diteliti tersebut.
  3. Metode Penelitian Etnografi
    Etnografi adalah penelitian mengenai budaya masyarakat tertentu. Penelitian ini berupaya untuk memotret kehidupan dalam keseharian kelompok masyarakat tertentu, sehingga tergambarkan secara utuh kehidupan mereka dalam kaitannya dengan aspek budaya masyarakat yang menjadi objek penelitian.

Metode Campuran (Kualitatif Kuantitatif/Mixed Methods)

Menurut Creswell dan Clark (dalam Sanjaya, 2015, hlm. 49) Metode campuran (kuantitatif dan kualitatif) adalah penelitian yang menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dalam setiap fase proses penelitian termasuk dari segi pedoman mengumpulkan dan menganalisis data.

Latar belakang munculnya metode ini meliputi:

  1. Metode kualitatif dan kuantitatif memiliki keterbatasannya masing-masing. Kualitatif tidak dapat menggambarkan setting subjek penelitian dan juga suara partisipan tidak secara langsung dapat didengar atau diketahui oleh peneliti. Sementara itu, penelitian kualitatif terlalu menggeneralisir hasil penelitian sehingga bersifat personal (subjektif).
  2. Mixed method menggunakan alat penelitian yang lebih komprehensif jika dibandingkan dengan penelitian kuantitatif dan kualitatif secara sendiri-sendiri.
  3. Metode campuran dapat membantu menjawab pertanyaan yang tidak bisa dijawab oleh penelitian kualitatif dan kuantitatif secara sendiri-sendiri.

Jenis Jenis Metode Penelitian Lainnya

Selain jenis atau macam yang dibagi berdasarkan cara pengolahan, analisis data, dan cara menarik simpulannya, tentunya terdapat berbagai jenis lainnya yang belum dipaparkan. Misalnya, menurut Sugiyono (2018, hlm. 9) Jenis-jenis metode penelitian adalah sebagai berikut:

  1. Penelitian Dasar
    Suriasumantri dalam Sugiyono (2018, hlm. 9) penelitian dasar adalah metode yang bertujuan menemukan pengetahuan baru yang sebelumnya belum pernah diketahui.
  2. Penelitian Terapan
    Merupakan penelitian yang bertujuan untuk memecahkan masalah-masalah kehidupan praktis (Suriasumantri dalam Sugiyono, 2018, hlm. 9).
  3. Penelitian Pengembangan
    Borg dan Gall dalam Sugiyono (2018, hlm. 9) menyatakan bahwa, penelitian dan pengembangan merupakan penelitian yang digunakan untuk mengembangkan atau memvalidasi produk-produk yang digunakan dalam pendidikan dan pembelajaran.
  4. Penelitian Eksperimen
    Merupakan metode  yang digunakan untuk mencari pengaruh treatment (perlakuan) tertentu.
  5. Metode Survei
    Survei digunakan untuk mendapatkan data dari tempat tertentu yang alamiah.
  6. Penelitian Naturalistik/Kualitatif
    Merupakan metode yang digunakan untuk meneliti pada tempat yang alamiah, dan penelitian tidak membuat perlakuan, karena peneliti dalam mengumpulkan data bersifat empirik, yaitu berdasarkan pandangan dari sumber data bukan pandangan peneliti.
  7. Metode Kuantitatif
    merupakan metode yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu.
  8. Metode kualitatif
    adalah metode yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme (fenomenologi), digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah.

Jenis Metode Penelitian berdasarkan Masalah yang Diteliti

Selanjutnya menurut Suryana (2010, hlm. 18) jenis metode penelitian berdasarkan masalahnya terdiri dari beberapa jenis yakni sebagai berikut.

  1. Penelitian Historis
    Merupakan metode yang bertujuan untuk membuat rekonstruksi masa lampau secara sistematif dan objektif dengan cara mengumpulkan, mengevaluasi, memverifikasi, dan mensintesiskan bukti-bukti untuk menegakan faktafakta dan bukti guna mmeperoleh kesimpulan yang akurat.
  2. Penelitian Deskriptif,
    Metode ini bertujuan untuk membuat deskripsi secara sistematis, faktual dan akurat mengenai fakta-fakta, dan sifat-sifat populasi daerah tertentu.
  3. Penelitian Perkembangan,
    Metode ini yang menyelidiki pola urutan pertumbuhan atau perubahan sebagi fungsi waktu.
  4. Penelitian Kasus dan Penelitan Lapangan
    Metode yang mempelajari secara intensif tentang alatar belakang keadaan sekarang dan interaksi lingkungan suatu unit sosial.
  5. Penelitian Eksperimen
    Metode yang bertujuan untuk menyelidiki kemungkinan sebab akibat dengan cara mengenakan kepada suatu atau lebih kondisi perlakuan dan membandingkan hasilnya dengan sesuatu atau lebih kelompok kontrol yang diteliti.
  6. Penelitian Korelasional
    Merupakan metode yang bertujuan untuk meneliti sejauh mana variasi-variasi pada suatu faktor berkaitan dengan variasi-variasi faktor lain berdasarkan koefisien korelasi.
  7. Penelitian Kausal Komparatif
    Yakni metode yang menyelidiki kemungkinan sebab akibat terjadinya suatu fenomena yang sedang diteliti.
  8. Penelitian tindakan (action research)
    Merupakan penelitian yang mengembangkan keterampilan-keterampilan baru atau cara-cara pendekatan baru dan untuk memecahkan masalah dengan cara penerapan langsung di dunia kerja atau dunia aktual lainnya.

Referensi

  1. Arikunto, Suharsimi. (2019). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
  2. Darmadi, Hamid. (2014). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
  3. Nazir, Moh. (2014). Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.
  4. Sanjaya, Wina. (2015). Penelitian Pendidikan. Jakarta: Prenada Media Group.
  5. Silaen, S. (2018). Metode Penilitian Sosial untuk Penilisan Skripsi dan Tesis. Bogor: Penerbit In Media
  6. Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
  7. Suryana. (2010). Metodologi Penelitian: Model Praktis Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Bandung: UPI.
  8. Sukandarrumidi. (2012). Metodologi Penelitian: Petunjuk Praktis untuk Peneliti Pemula. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Gabung ke Percakapan

1 Komentar

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *