Diterbitkan padaTeori Seni

Nilai Estetis Karya Seni Rupa : Menganalisis Konsep, Prosedur, dsb

Nilai estetis karya seni rupa merupakan salah satu aspek analisis seni yang paling diperhatikan. Pada tataran pemahaman yang sederhana, nilai estetis sering hanya dikaitkan dengan keindahan atau unsur bagus-jeleknya suatu karya saja. Namun, sebetulnya pemahaman nilai estetis sangatlah terjal dan menyebar pada berbagai sudut pandang yang berbeda. Apakah seseorang…

Diterbitkan padaTeori Seni

Bernyanyi Lagu Populer : Jenis, Gaya & Latihan

Bernyanyi lagu populer merupakan aktivitas bernyanyi yang paling sering dilakukan oleh banyak orang. Wajar saja, dari namanya saja yang menggunakan kata “populer” sudah dapat ditebak bahwa banyak orang yang menyukainya. Namun kata kunci dari lagu populer ini lebih tepatnya adalah banyak yang mengenali bahkan hafal nada dan lagu liriknya.

Diterbitkan padaTeori Seni

Level dan Pola Lantai pada Gerak Tari

Ketika kita melakukan gerak pada suatu tari, ada kalanya posisi badan kita tingkatannya tinggi seperti pada saat berdiri atau melompat, maupun rendah, seperti pada saat merunduk atau bahkan duduk. Tinggi rendahnya gerak yang kita lakukan pada saat menari disebut dengan level.

Diterbitkan padaTeori Seni

Memainkan Alat Musik Campuran

Ansambel adalah salah satu jenis penampilan permainan musik yang menggabungkan beberapa alat musik. Pertunjukan ansambel, setidaknya memerlukan paling sedikit tiga alat musik berbeda yang jenisnya berbeda-beda pula. Kekompakan dan keharmonisan merupakan kunci dari pertunjukan musik ansambel. Contoh bentuk yang paling sederhana…

Diterbitkan padaTeori Seni

Menyanyi dengan Lebih Satu Suara

Menyanyi dengan lebih satu suara atau yang biasa dilakukan oleh vokal grup memerlukan kerja sama yang baik agar penampilan dapat dilakukan secara maksimal. Hal ini karena menyanyi dengan lebih satu suara atau banyak suara akan menggabungkan beberapa jenis suara yang masing-masing memiliki peranan tersendiri.

Diterbitkan padaTeori Seni

Unsur Pendukung Tari Tradisional (Pola Lantai pada Gerak Tari)

Unsur pendukung tari adalah berbagai unsur yang ikut menyusun suatu tari namun berada di luar tari itu sendiri. Gerak adalah unsur intrinsik atau yang berada pada tari sendiri, sementara itu tata rias, properti, pola lantai, serta musik iringan merupakan berbagai unsur pendukung (ekstrinsik) tari. Unsur pendukung pada tari tradisional memiliki banyak keunikan yang khas.

Diterbitkan padaTeori Seni

Menerapkan Ragam Hias pada Bahan Kayu

Menerapkan ragam hias pada bahan kayu merupakan salah satu budaya masyarakat Indonesia yang telah digeluti dari masa ke masa. Setiap etnis di Indonesia memiliki ragam hias pada kayu yang dapat dijumpai pada kursi, meja, tempat tidur, kusen, dan benda kayu lainnya. Fungsi ragam hias di nusantara tidak hanya untuk menambah keindahan saja, melainkan memiliki simbol atau makna pula.

Diterbitkan padaTeori Seni

Iringan Tari Tradisional : Jenis, Respon Gerak & Fungsi

Iringan tari tradisional adalah musik yang mengiri tari sehingga membuat tarian menjadi lebih hidup serta berwarna ketika dipergelarkan. Musik adalah unsur pelengkap tari yang sangat penting dan hampir tidak dipisahkan kembali. Sejatinya, unsur utama tari adalah gerak, namun hari ini rasanya bagaikan sayur tanpa garam jika suatu tarian tidak diiringi oleh musik. Terkadang pada suatu […]