Sejatinya komputer merupakan sebuah sistem atau berupa seperangkat unsur yang secara teratur saling berkaitan sehingga membentuk kesatuan utuh untuk menyelesaikan berbagai permasalahan. Komputer (computer) adalah kata dari bahasa Inggris to compute yang artinya menghitung. Dengan demikian, sistem komputer adalah seperangkat unsur-unsur yang bersatu untuk melakukan komputasi atau perhitungan.

Perhitungan tersebut dilakukan dengan peubah-peubah yang dilaksanakan berdasarkan urutan langkah yang diprogram. Sehingga dalam prosesnya, komputer haus menerima data masukan berupa input atau perintah agar dapat memproses data masukan tersebut menjadi keluaran (output) serta menyimpan datanya jika dibutuhkan pada media penyimpanan seperti SSD.

Dapat disimpulkan bahwa komputer memiliki makna sebuah peranti elektronik yang dapat menerima data masukan (input), memproses data masukan tersebut, kemudian memproduksi keluaran (output), dan menyimpan data dalam media penyimpanan (Tim Kemdikbud, 2021, hlm. 71).

Sistem Komputer

Sistem komputer merupakan kombinasi dari perangkat keras dan perangkat lunak yang mampu melakukan pekerjaan tertentu. Perangkat keras (hardware) adalah komponen fisik dari komputer dan perangkat lunak (software) adalah program yang berjalan pada perangkat keras tersebut.

Contohnya, perangkat keras masukan (input) seperti keyboard, scanner, dan kamera digital mengirimkan data ke dalam komputer. Selanjutnya perangkat atau peranti pemroses (prosesor) pada komputer akan mengolah data tersebut dan mengirimkan hasil pengolahan ke peranti keluaran (output) seperti layar komputer, layar ponsel, layar kamera, printer, speaker, dsb.

Perangkat Keras (Hardware)

Perangkat keras adalah perangkat komputer yang memiliki wujud fisik yang nyata, dapat disentuh atau dipindahkan, yang dapat berguna sebagai perangkat masukan (input), keluaran (output), pemroses (processor), memori dan penyimpan/storage (Tim Kemdikbud, 2021, hlm. 72).

Perangkat keras komputer terdiri atas perangkat masukan (input), perangkat pemroses, dan perangkat keluaran (output).

Perangkat Masukan (Input)

Perangkat keras masukan adalah berbagai perangkat yang mampu menerima input data kemudian memasukannya ke komputer untuk diproses. Beberapa perangkat keras masukan meliputi:

  1. Mouse (tetikus), untuk menggerakkan dan mengatur posisi kursor di layar komputer.
  2. Keyboard, atau papan tombol adalah alat yang memungkinkan penggunanya untuk memasukkan karakter (character) ke dalam komputer. Tentunya karakter tersebut digunakan untuk mengetik berbagai hal yang perlu diinput pada komputer.
  3. Scanner, untuk memindai dan menyalin data atau informasi dari kertas berisi gambar, foto, atau tulisan.
  4. Joypad atau gamepad, yang merupakan alat kontrol untuk memainkan permainan video game.

Perangkat Keras Pemroses

Perangkat keras pemroses adalah perangkat keras untuk memproses data yang diterima dari perangkat keras masukan. Beberapa perangkat keras pemroses meliputi prosesor, RAM, dan ROM.

  1. Pusat Pemrosesan (CPU)
    Pusat pemrosesan atau Central processing unit (CPU) adalah bagian utama dari komputer yang bertugas untuk melaksanakan keseluruhan operasi yang dilakukan oleh komputer seperti operasi aritmatika, logika, pengendalian, dan input/ output dasar. CPU atau dikenal juga sebagai prosesor merupakan otak dan jantung fisik dari Sistem Komputer yang menghubungkannya dengan berbagai peralatan periferal, termasuk pangkat masukan/keluaran dan unit penyimpanan sekunder.
  2. Random Access Memory (RAM) dan Read Only Memory (ROM)
    RAM adalah jenis memori sangat cepat yang di gunakan untuk menyimpan data sementara saat komputer memproses data atau mengeksekusi perintah. Sementara itu, ROM adalah memori pada komputer yang digunakan untuk menyimpan instruksi yang ditulis oleh produsen komputer untuk proses booting, instruksi yang disimpan oleh ROM disebut firmware.

Perangkat Keluaran (Output)

Perangkat keluaran atau alat ouput (output devices) peralatan yang menyajikan informasi dari komputer yang bisa berupa tampilan di layar monitor, gambar tercetak, suara yang dihasilkan oleh speaker, dan lainnya (Tim Kemdikbud, 2021, hlm. 77). Peranti keluaran di antaranya adalah sebagai berikut.

  1. Layar Monitor
    Monitor berfungsi untuk menampilkan hasil pengolahan data di komputer, seperti gambar, teks, angka, graik, dsb. Ada beberapa jenis monitor yang biasa digunakan, seperti Cathode Ray Tube (CRT), Liquid Crystal Display (LCD), dan LightEmitting Diode (LED).
  2. Printer
    Printer digunakan untuk mencetak gambar, foto, dokumen dalam bentuk media kertas. Ada beberapa jenis printer yang kini masih digunakan di antaranya printer dot matrix, inkjet, laserjet, dan plotter.
  3. Speaker
    Alat untuk menghasilkan suara dari komputer, seperti musik, percakapan di ilm, dan efek suara lainnya dinamakan speaker.

Peranti Penyimpanan

Peranti penyimpanan sekunder adalah tempat penyimpanan data elektronis yang bersifat permanen. Data yang disimpan pada penyimpanan sekunder dapat bertahan lama dan dapat dimanfaatkan kembali oleh penggunanya saat dibutuhkan. Peranti penyimpanan sekunder di antaranya seperti berikut.

  1. Hard Disk Drive (HDD)
    Hard disk adalah media penyimpanan data dalam lapisan magnet pada piringan bulat (cakram) disk tipis.
  2. Solid State Drive (SSD)
    Solid-state drive (SSD) adalah peranti penyimpanan data dengan solid-state yang menggunakan flash memory. SSD tidak memiliki disk, pemutar isik, dan head untuk baca-tulis yang biasa digunakan pada HDD.
  3. Flash drive
    Flash drive berfungsi sebagai alat penyimpan data secara permanen yang portabel. Flash drive menggunakan lash memory dan biasanya menggunakan antarmuka USB.
  4. Compact Disc (CD)
    CD adalah format penyimpanan data cakram optik digital yang dikembangkan bersama oleh Philips dan Sony dan dirilis pada tahun 1982.
  5. Memory Card (SD Card)
    Memory Card atau SD (Secure Digital) card berfungsi seperti layaknya hard disk pada komputer yang digunakan pada peranti portabel seperti smartphone, kamera digital, dan tablet.
  6. Teknologi Penyimpanan Awan (Cloud Storage)
    Cloud storage merupakan metode penyimpanan data di sejumlah server yang dikelola pihak penyedia layanan internet, atau Internet Service Provider (ISP). Intinya, kita menyimpan data kita pada media penyimpanan server dan dapat mengaksesnya kapan saja menggunakan internet.

Peranti Keras Lainnya

Pada suatu sistem komputer, terdapat beberapa peranti penting lainnya yang harus ada agar dapat berfungsi seperti mainboard/motherboard. Terdapat beberapa komponen lain juga yang bersifat tambahan untuk menambah kinerja dari komputer. Peranti tersebut di antaranya adalah sebagai berikut.

  1. Motherboard/Mainboard
    Motherboard adalah papan sirkuit utama yang menghubungkan peranti-peranti pada komputer. Motherboard digunakan sebagai tempat untuk memasang processor, memori, harddisk, dan komponen lainnya.
  2. VGA (Video Graphic Array) Card
    VGA card merupakan peranti komputer yang berfungsi untuk memproses keluaran dari CPU untuk ditampilkan ke layar monitor.
  3. Sound Card
    Sound card merupakan alat yang berfungsi untuk mengubah sinyal digital menjadi sinyal suara ke speaker.
  4. Graphical Processing Unit (GPU)
    Unit Pemrosesan Grafis (GPU) adalah sirkuit elektronik khusus yang dirancang untuk mempercepat pembuatan gambar keluaran ke peranti tampilan komputer. GPU memiliki fungsi yang sama dengan VGA Card, hanya saja GPU ditanamkan langsung di motherboard tanpa card.

Perangkat Lunak (Software)

Perangkat lunak adalah kumpulan instruksi dan data yang dikerjakan oleh komputer. Software juga merupakan penghubung antara pengguna dan perangkat keras komputer. Perangkat lunak berisi perintah dari pengguna, dan perangkat keras yang akan melaksanakan perintah tersebut secara nyata. Perangkat lunak terdiri atas program, library (kumpulan program kecil), dan data yang berhubungan dengan perangkat lunak tersebut, seperti dokumentasi, media digital, dan lainnya.

Berdasarkan fungsinya, software terbagi menjadi beberapa jenis, antara lain seperti berikut.

Sistem Operasi (Operating System)

Sistem operasi merupakan perangkat lunak utama yang memungkinkan komputer dapat beroperasi. Sistem operasilah yang menjembatani pengguna sehingga dapat berinteraksi dengan komputer. Sistem operasi bertugas memberikan la yan an utama untuk perangkat lunak lain yang dijalankan, berupa: penjadwalan tugas, penge lo laan memori, pengaturan interaksi dengan pengguna, dan akses ke penyimpan sekunder. Bagian kode pada sistem operasi yang melakukan layanan utama disebut kernel.

Sistem operasi mempunyai beberapa fungsi utama, antara lain seperti berikut.

  1. Manajemen proses: mencakup penyiap an, penjadwalan, dan pemantauan proses (program) yang sedang dijalankan pada komputer.
  2. Manajemen sumber daya: berkaitan dengan pengendalian penggunaan sumber daya komputer yang sedang dipakai oleh perangkat lunak sistem maupun perangkat lunak aplikasi lain yang sedang berjalan. Sumber daya adalah komponen perangkat keras dalam komputer seperti CPU, memori, dan alat input atau output.
  3. Manajemen data: berupa pengendalian terhadap data masukan dan ke lua r – an, termasuk dalam hal pengalokasian dalam piranti penyimpanan sekunder maupun dalam memori utama.

Saat ini, sistem operasi untuk komputer PC/ desktop yang banyak digunakan adalah Microsoft Windows, MacOS dari Apple Inc, dan distribusi Linux (Debian, Fedora, Ubuntu). Sistem operasi untuk perangkat seluler (smartphone dan tablet) terbanyak adalah Android, dan Apple iOS.

Program Aplikasi

Program aplikasi pada komputer merupakan perangkat lunak siap pakai yang di gunakan untuk membantu melaksanakan pekerjaan penggunanya. Dalam sebuah komputer, aplikasi ini disiapkan sesuai kebutuhannya masing-masing. Misalnya, jika komputer akan digunakan untuk mengolah grafis, maka akan disiapkan program aplikasi pengolah grafis di dalamnya.

Jenis Program Aplikasi berdasarkan Fungsinya

Jenis dari program aplikasi ini sendiri amatlah beragam. Mulai dari program aplikasi pengolah kata seperti Microsoft Word, pengolah grafis Adobe Photoshop, dan pengolah lembar kerja seperti Microsoft Excel. Berikut adalah beberapa jenis program aplikasi dilengkapi fungsi dan contoh programnya.

Jenis Aplikasi Fungsi Program Aplikasi Contoh Program Aplikasi
Pengolah Kata (Word Processing) Mengolah data dalam bentuk dokumen kerja Microsoft Word, WordPad, Notepad, Google Docs, LibreOice Writer, AbiWord, WPS Office
Pengolah Lembar Kerja (Spreadsheet) Mengolah data dalam bentuk lembar kerja (spreadsheet) Microsoft Excel, KSpread, OpenOffice Calc, Quatro Pro, Gnumeric, Google Sheets, WPS Spreadsheets, dsb.
Pengolah Grafis Menyelesaikan pekerjaan di bidang desain grais, seperti menggambar maupun mengolah foto. Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, GIMP, Inkscape, CorelDraw, Serif Drawplus
Penerbitan (Publishing) Membantu tugas penerbitan buku, majalah, surat kabar, seperti: editing, layouting, membuat ilustrasi, dan lainnya. Microsoft Publisher, Swift Publisher, Adobe Pagemaker, Adobe InDesign, Ventura Publisher, dan sebagainya.
CAD (Computer Aided Design) Merancang desain 2D maupun 3d seperti desain rumah, perhiasan, otomotif, dan sebagainya. Autocad, Pro Design, Libre CAD, SAP 2000, 3Design, dan sebagainya
Multimedia Memutar berbagai bentuk media seperti audio, image, video, animasi, gambar visual, dan lainnya. Windows Media Player, GOM Player, VLC, PicsArt, Adobe Flash, Camtasia Studio, Flight Simulator, dsb.
Program Bantu (Utility) Membantu pemeliharaan komputer, manajemen harddisk, antivirus, partisi harddisk, dan meningkatkan kinerja komputer. Norton Backup, Winrar, Get Data Back, Nero Burning Room, dan sebagainya

Jenis Program Aplikasi berdasarkan Lisensinya

Perangkat lunak dapat dikategorikan berdasarkan izin pemakaian atau izinnya. Berdasarkan lisensinya, jenis program aplikasi meliputi:

  1. Freeware,
    artinya software tersebut gratis untuk digunakan, tanpa batasan jumlah dan waktu pemakaian.
  2. Shareware,
    artinya software tersebut dapat diunduh dan digunakan pengguna hanya untuk dicoba sementara hingga batasan waktu tertentu.
  3. Adware,
    artinya software tersebut gratis, tetapi ada iklan yang muncul ketika dijalankan. Terkadang aplikasi ini juga hanya berupa iklan saja dan tidak memiliki fungsi apa-apa.
  4. Commercial/Proprietary Software,
    artinya software yang dibuat dengan tujuan untuk dijual dan berbayar kepada pengembang software.

Jenis Program Aplikasi berdasarkan Sumbernya

Selain berdasarkan izin pemakaiannya, program aplikasi juga dapat dibedakan melalui sumber kode atau source code-nya. Terdapat aplikasi yang kode programnya dibuka dan boleh dilihat serta dimodifikasi oleh pihak lain. Ada juga aplikasi yang kode programnya tertutup dan tidak boleh dilihat apalagi dimodifikasi atau dijiplak oleh pihak lain.

  1. Open Source Software
    adalah perangkat lunak yang kode sumbernya sudah dibuka ke publik, sehingga bisa dimodiikasi dan didistribusikan atau dipublikasikan hasil modiikasinya dengan syarat-syarat tertentu, misalnya dengan tetap mempertahankan nama aplikasinya. Contohnya seperti Audacity, XAMPP, Linux, Notepad++, Android, dan sebagainya.
  2. Closed Source Software
    atau proprietary software adalah perangkat lunak atau software yang ada secara publik, tetapi tanpa diberikan source codenya. Contohnya Microsoft Windows, Adobe Photoshop, CorelDraw, dan sebagainya.

Interaksi Antarperangkat

Sistem komputer juga tidak hanya mengenai sisi intrinsik atau dalam dari suatu perangkat saja. Sistem komputer dapat mencakup antarperangkat atau bagaimana keterhubungan interaksinya dengan perangkat lain.

Dua perangkat elektronik juga dapat berkomunikasi dan berinteraksi. Sarana untuk berkomunikasi pada komputer atau ponsel yang banyak dipasang saat ini adalah bluetooth. Bluetooth adalah standar teknologi tanpa kabel (nirkabel) yang digunakan untuk bertukar data antara perangkat tetap dan seluler dalam jarak dekat menggunakan gelombang radio Ultra High Frequency (UHF) dari 2,402 GHz hingga 2,480 GHz, dan dapat digunakan untuk membangun jaringan area pribadi (PAN).

Selain itu, ada juga cara berbagi koneksi internet dari telepon seluler dengan komputer lain yang terhubung. Cara itu disebut dengan tethering atau disebut juga phone-as-modem (PAM). Koneksi peranti seluler dengan peranti lain tersebut dapat dilakukan melalui LAN nirkabel (WLAN/Wi-Fi), melalui Bluetooth atau dengan koneksi fisik menggunakan kabel, misalnya melalui USB.

Untuk memahami mengenai interaksi perangkat, baca juga: Jaringan Komputer dan Internet

Referensi

  1. Tim Kemdikbud (2021). Informatika VII. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.