Contoh teks berita beserta strukturnya dan analisis unsur-unsur pembentuknya (5W+1H) dalam artikel ini disajikan melalui berita sebenarnya dengan penyesuaian untuk mengefisiensikan proses pembelajaran. Berikut adalah beberapa contoh teks berita dengan topik: sekolah, reporter olahraga, eksposisi, dan berita singkat televisi.

Contoh Teks Berita tentang Sekolah

Berikut adalah berita mengenai Komisi Perlindungan Anak yang meminta pihak yang terkait untuk memperhatikan kesiapan pembukaan kembali sekolah dalam koran Kompas pada 29 Agustus 2020 dengan penyesuaian penulis.

KPAI Minta Pemerintah Perhatikan Kesiapan Pembukaan Sekolah

Kepala Berita/Lead/Orientasi

KPAI atau Komisi Perlindungan Anak Indonesia meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) memperhatikan lebih lanjut kesiapan pembukaan kembali sekolah.

Sebab pihak KPAI menilai minimnya infrastruktur sekolah menunjukan ketidaksiapan protokol kesehatan yang  dapat mengancam kesehatan anak dan guru saat dibukanya kembali sekolah.

Komisioner KPAI Bidang Pendidikan, Retno Listyarti berkata hal tersebut sama pentingnya dengan wacana pemberian kuota internet gratis oleh Kemdikbud.

KPAI mengingatkan Kemdikbud dan Kementerian Agama bahwa masalah di sektor pendidikan di masa pandemi saat ini masih dalam keadaan darurat.

Badan Berita/Peristiwa

“Mulai dari memperbaiki pembelajaran jarak jauh ( PJJ) fase dua, sampai pada penyiapan pembelajaran tatap muka dengan pemenuhan infrastruktur dan protokol atau SOP adaptasi kebiasaan baru di sekolah,” ucap Retno kepada Kompas, Sabtu (29-Agustus-2020).

“Persiapan ini sangatlah krusial karena menyangkut keselamatan jutaan siswa, guru dan warga sekolah lainnya,” lanjutnya.

Selain itu Ratna menambahkan bahwa data yang disampaikan oleh Direktur SMP Kemdikbud menunjukkan bahwa sudah 3.347 sekolah yang saat ini menggelar tatap muka dan ribuan sekolah lainnya juga terus berupaya untuk memaksa supaya sekolahnya dibuka.

Kondisi tersebut menurutnya tanpa pernah dipastikan mengenai kesiapan infrastruktur dan protokol kesehatannya baik oleh pemerintah daerah maupun pusat dan Gugus Tugas Covid-19 pusat dan daerah.

Retno menyebutkan bahwa penyiapan infrastruktur adaptasi kebiasaan baru di satuan pendidikan memerlukan dana yang tidak sedikit. Persiapan tersebut tidak dapat hanya mengandalkan dana BOS karena dipastikan tidak akan cukup.

“Pengalaman SMK Negeri 11 Bandung yang sudah menyiapkan infrastruktur adaptasi kebiasaan baru di sekolahnya dalam pembelajaran tatap muka tak bisa hanya mengandalkan dana BOS, tetapi juga BOSDA dan dukungan anggaran Komite Sekolah,” tegas Retno.

Retno menambahkan, data dari survey KPAI yang melibatkan 6.729 sekolah, menunjukkan bahwa infrastruktur pendukung budaya bersih dan sehat di satuan pendidikan masih minim, bahkan sebelum pandemi Covid-19 melanda.

Contohnya, hampir semua sekolah telah memiliki wastafel namun jumlahnya sedikit dan belum menyebar, masih terkonsentrasi di toilet sekolah saja.

“Padahal wastafel sangat diperlukan dalam adaptasi kebiasaan baru di sekolah, karena anak harus sering mencuci tangannya,”  jelas Retno.

Retno juga memaparkan, sebelum pandemi Covid-19, hanya 23% sekolah yang selalu menyediakan disinfektan, sedangkan yang kadang-kadang menyiapkan disinfektan untuk tujuan perawatan sekolah hanya sebanyak 31 persen saja.

Belum lagi dibutuhkan bilik disinfektan, thermogun, air yang mengalir, ruang isolasi sementara, dan seluruh petunjuk arah, serta seluruh protokol kesehatan ketat yang harus dilaksanakan. Rasanya mewujudkan semua hal tersebut masih sulit dilakukan oleh banyak sekolah.

“Semua itu butuh anggaran yang tidak kecil, jadi seharusnya anggaran pemerintah harus mulai diarahkan lebih banyak ke pendidikan, terutama penyiapan infrastruktur untuk memenuhi protokol kesehatan agar kita dapat menjamin dan memenuhi Hak Hidup, Hak Sehat dan Hak pendidikan jutaan anak Indonesia dan para gurunya,” jelas Retno.

Ekor Berita

Pembukaan sekolah dalam masa pandemi sebelumnya memang sudah menjadi sorotan publik. Melalui pernyataan ini KPAI menyoroti kembali permasalahan ini dari sudut pandang perlindungan anak yang menjadi peserta didik di sekolah.

Unsur-Unsur Berita

Berikut adalah analisis ADIKSIMBA atau 5W1H contoh teks berita tentang sekolah yang merupakan unsur-unsur dari teks berita.

Apa/ What Kesiapan Pembukaan Sekolah
Siapa/ Who Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPI) diwakili oleh Retno Listyarti sebagai Komisioner Bidang Pendidikan KPI
Di mana/ Where KPAI Pusat, Jakarta, Indonesia
Kapan/ When 29 Agustus 2020
Mengapa/ Why Banyak sekolah yang masih belum siap dari segi fasilitas untuk menjalankan protokol kesehatan ketat sehingga mengancam kesehatan anak
Bagaimana/ How Diharapkan Kemdikbud dan pihak terkait lainnya untuk lebih mempersiapkan lebih lanjut atau menunda pembukaan sekolah hingga semua sekolah telah benar-benar siap untuk menjalankan protokol kesehatan untuk melindungi anak

 

Contoh Teks Presenter Berita Olahraga

Berikut adalah contoh teks presenter berita olahraga dengan ciri utama tidak ada kutipan langsung, karena semua berita di lapangan disajikan langsung oleh  presenter atau reporternya.

Judul: Riko Simanjuntak Bawa Kemenangan Persija atas TIRA Persikabo

Kepala Berita/Orientasi

Persija Jakarta berhasil mengalahkan TIRA Persikabo pada pertandingan uji coba di Lapangan PSNN, Depok, hari Selasa 15 september, pekan ini. Riko Simanjutak disebut menjadi pahlawan kemenangan Macan Kemayoran lewat satu gol yang dicetaknya.

Badan Berita/Peristiwa

Dalam pertandingan tersebut Persija menurunkan komposisi pemain terbaiknya termasuk Riko Simanjuntak. Berkali-kali Macan Kemayoran terus merepotkan lini pertahanan TIRA Persikabo. Hingga akhirnya pada menit ketujuh, Persija mampu memecah kebuntuan. Riko mencatatkan namanya di papan skor setelah membobol barisan pertahanan TIRA Persikabo.

Usai gol tersebut pertandingan semakin menarik karena Persija dan TIRA Persikabo tak berhenti saling melancarkan serangan satu sama lain. Belum lagi ditambah dengan hujan deras yang turun sejak menit 20 membuat laga semakin menegangkan.

Sayangnya hujan deras itu tak kunjung mereda dan wasit memutuskan menghentikan pertandingan pada menit 30 karena genangan air membuat bola sulit untuk bergulir. Persija akhirnya dinyatakan memenangkan pertandingan dengan skor 1-0.

Sudirman, pelatih Persija mengungkapkan merasa senang dengan permainan yang diperlihatkan anak asuhnya. Ia mengapresiasi seluruh pemain yang telah menunjukkan kemampuan bermain luar biasa dan tampil sangat baik.

Bagian Ekor/Penutup

TIRA Persikabo merupakan klub Liga 1 pertama yang diajak oleh Persija untuk melakukan pertandingan uji coba. Sebelumnya, Ismed Sofyan dan kawan-kawan mengalahkan Persija Elite Pro Academy dengan skor 3-1.

Uji coba melawan TIRA Persikabo ini diadakan sebagai persiapan Persija jelang berjalannya kembali lanjutan Liga 1 musim ini. Juara Piala Presiden 2018 ini sudah berlatih sejak beberapa pekan lalu. Saya Andi Sitohang menyampaikan langsung dari lapangan PSNN Depok. Salam olahraga!

Unsur-Unsur Berita (5W1H)

Apa/ What Kemenangan Persija atas TIRA Persikabo
Siapa/ Who Persija
Di mana/ Where Lapangan PSNN, Depok
Kapan/ When Selasa, 15-September-2020
Mengapa/ Why Pertandingan uji coba (latihan) sebagai persiapan menyambut lanjutan Liga 1 musim ini.
Bagaimana/ How Persija memenangkan pertandingan ini karena semua tim bermain dengan baik khususnya Riko Simanjuntak yang mencetak gol.

 

Contoh Teks Eksposisi Berita

Yang dimaksud dengan teks eksposisi berita adalah berita yang dibarengi dengan pendapat dan argumen berkaitan dengan peristiwa atau hal lain yang disampaikan dalam berita (mirip dengan teks editorial). Berikut adalah salah satu contohnya.

Kurang Kompak Membasmi Pandemi

Kepala Berita/Orientasi

Sudah seharusnya pemerintah pusat dan daerah bahu-membahu untuk mengatasi wabah Covid-19 yang makin mengganas. Namun sayangnya sikap sebagian menteri atas pemberlakuan kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jakarta justru menunjukkan hal yang sebaliknya. Mereka hanya mempersoalkan keputusan Pemerintah DKI dengan alasan memperlemah ekonomi.

Badan Berita/Peristiwa

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengungkapkan beberapa alasan sebagai dasar penetapan PSBB mulai 14 September 2020. Salah satunya adalah rasio angka kasus baru yang dites mencapai 12,2%. Angka tersebut jauh dari ambang batas aman versi WHO yakni sebesar 5% saja.

Selanjutnya, ketersediaan ruang rawat pasien Covid-19 yang semakin berkurang. Saat berita ini dimuat ketersediaan ruang rawat hanya tersisa 23% dari 4.053 kamar tidur isolasi khusus. Ketersediaan ruang rawat intensif atau ICU pun tinggal 17% saja. Pemerintah DKI Jakarta memperkirakan akan kehabisan sarana perawatan pada 17 September 2020 jika angka kenaikan pasien masih seperti saat ini.

Berkaca pada data tersebut rasanya sangat diwajarkan jika pemerintah Jakarta memberlakukan kembali PSBB untuk menekan laju pandemi. Toh mekanisme PSBB transisi yang lebih longgar telah terbukti mempercepat penularan Covid-19, karena pemerintah tidak sanggup mendisiplinkan warga untuk menjalankan protokol kesehatan yang ketat. Munculnya klaster perkantoran, rumah ibadah, dan pasar merupakan bukti dari kelonggaran pengawasan pemerintah.

Seharusnya pemerintah pusat sadar akan dampak yang lebih buruk jika mengedepankan pertimbangan ekonomi namun mengesampingkan kesehatan masyarakat. Beberapa pendapat negatif dari beberapa menteri dengan alasan PSBB mengganggu perekonomian menjadi indikasi bahwa mereka memilih untuk mempertaruhkan keselamatan masyarakat.

Rasanya sikap itu pun bertentangan dengan pernyataan Presiden yang menyebutkan bahwa perihal kesehatan harus menjadi prioritas utama dan ditangani dengan baik sebelum memulihkan perekonomian.

Sementara itu dampak PSBB terhadap perekonomian memang tidak dapat dipungkiri kebenaran. Oleh karena itu, pemerintah seharusnya menyiapkan solusi komprehensif. Bersiap memperbesar dan memperpanjang masa pengucuran bantuan sosial, terutama dalam bentuk uang tunai sebagai pengganti hilangnya pendapatan masyarakat akibat dari PSBB.

Ekor Berita

Sudah saatnya pemerintah pusat dan daerah lebih kompak dan serius memerangi pandemi. Pertentangan dalam merumuskan kebijakan haruslah dihindari. Protokol kesehatan harus menjadi prioritas bersama bantuan sosial, pelacakan, pengujian, dan perawatan pasien Covid-19.

Pengalaman negara lain yang sukses menghadapi pandemi juga pada akhirnya berhasil memperbaiki ekonominya. Sementara jika terus memaksakan pergerakan ekonomi tanpa menghentikan pandemi terlebih dahulu, maka perbaikan ekonomi itu akan semu. Karena tak lama lagi laju pandemi akan mengencang kembali dan merontokan ekonomi lagi dalam prosesnya.

Unsur-Unsur Berita (5W1H)

Apa/ What Kurangnya kekompakan Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat dalam mengahadapi Pandemi Covid-19
Siapa/ Who Pemerintah DKI Jakarta dan Pemerintah Pusat (Beberapa Menteri)
Di mana/ Where Indonesia
Kapan/ When 11-September-2020
Mengapa/ Why Pemda DKI Jakarta menetapkan kembali PSBB namun sebagian menteri mengkritiknya menghambat laju ekonomi
Bagaimana/ How Diharapkan agar pemerintah daerah maupun pemerintah pusat bergotong-royong dengan kompak untuk menghadapi pandemi

 

Contoh Teks Berita Singkat di Televisi

Berikut adalah teks berita yang tayang di Metro tv pada hari Minggu, 19 September 2020 dengan penyesuaian.

Oknum Petugas Ngotot Ingin Makan di Tempat saat PSBB

Kepala Berita/Orientasi

Seorang oknum yang mengaku petugas di Jakarta Selatan viral di media sosial karena memaksa pemilik kedai bakmi untuk melayaninya untuk makan di tempat. Padahal hal tersebut telah dilarang selama masa PSBB berlaku. Pembelian makanan hanya diperbolehkan lewat cara take away atau dibungkus.

Badan Berita/Peristiwa

Peristiwa tersebut terjadi di Kelurahan Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Belakangan diketahui bahwa oknum yang ngotot makan di tempat tersebut bernama Bejo Hariyanto. Diketahui pula bahwa oknum tersebut  ternyata bukan PNS (Pegawai Negeri Sipil) DKI tapi oknum FKDM.

Karena telah melanggar protokol PSBB, Oknum tersebut langsung diberi sanksi berupa pemberhentian keanggotaan FKDM. Hal tersebut telah dikonfirmasi oleh Pemprov DKI Jakarta melalui akun twitter resminya.

Ekor Berita

Sebelumnya sempat diberitakan bahwa oknum anggota FKDM bernama Bejo Hariyanto ngeyel ingin makan di tempat di masa pemberlakuan PSBB di DKI Jakarta. Ia mengaku sebagai petugas yang baru saja menyelesaikan patrolinya. Ia juga menantang diberi sanksi apabila ada petugas Pemprov DKI Jakarta yang datang ke kedai tersebut.

Menanggapinya pemiliki kedai berkata bahwa ia hanya menjalankan peraturan Pemda DKI. Ia telah mencoba memintanya untuk segera pergi baik-baik dan tidak berniat mengusir. Ia juga menjelaskan bahwa ia tidak mau dikenai denda Rp 100 juta karena melanggar pearturan PSBB. Namun oknum tersebut mengotot untuk tetap makan di sana.

Unsur-Unsur Berita (5W1H)

Apa/ What Seorang oknum petugas melanggar peraturan PSBB
Siapa/ Who Bejo Hariyanto
Di mana/ Where Kelurahan Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Kapan/ When 20-September-2020
Mengapa/ Why Oknum beralasan habis patroli dan hanya makan sendiri
Bagaimana/ How Oknum mengaku bahwa ia adalah petugas dan menantang pemiliki kedai untuk melaporkannya pada petugas Pemprov DKI Jakarta

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *