Membuat poster merupakan kebutuhan sehari-hari yang dibutuhkan dalam berbagai kegiatan sehari-hari. Poster adalah media kuat yang dapat digunakan untuk menarik perhatian masyarakat luas untuk tujuan yang dibutuhkan. Poster juga dapat dijadikan media untuk mengajak orang-orang untuk melakukan suatu kebaikan. Lalu apa itu poster? bagaimana cara membuatnya? simak pembahasan lengkap yang dilengkapi pendapat para ahli dibawah ini.

Pengertian Poster

Poster adalah sarana untuk menyampaikan pesan melalui bahasa yang jelas, singkat dan mudah dipahami dan dilengkapi oleh gambar, foto, dekorasi grafis sebagai ilustrasi dan pelengkap penjelasan pesan.

Poster sering digunakan untuk mempromosikan berbagai kegiatan atau pertunjukan seperti pementasan film, tari, musik, teater dsb. Poster juga banyak digunakan untuk mengkampanyekan berbagai pesan sosial seperti issue lingkungan, kesehatan dan sejenisnya.

Pengertian Poster Menurut Para Ahli

Poster adalah media komunikasi efektif untuk menyampaikan pesan singkat, padat dan impresif, karena ukutannya yang relatif besar. (Kustandi dan Sutjipto, 2011: 50).

Hasnun (2006: 253) menyatakan bahwa poster adalah gambar atau tulisan diatas kertas atau kain yang dipasang ditempat umum dan berisi pemberitahuan yang beragam berdasarkan tujuan dan kebutuhannya.

Sudjana dan Rivai (2005: 51) Poster adalah kombinasi visual dari rancangan yang kuat dengan warna dan pesan yang bermaksud untuk menangkap perhatian orang banyak dan dapat menanamkan gagasan didalam ingatan mereka.

Konsep Membuat Poster

Membuat poster berarti menciptakan karya seni yang memuat komposisi huruf dan gambar. Maka dari itu salah satu yang harus diperhatikan adalah keselarasan dan kesatuan antara huruf dan gambar yang kita susun.

Poster juga harus dibuat dengan ukuran yang sesuai dengan kebutuhan. Terdapat poster yang dibuat dengan ukuran besar, ada juga yang dibuat dengan ukuran kecil. Penempatan poster juga harus menjadi salah satu pertimbangan dalam mendesainnya.

Jika poster yang kita buat kecil namun poster akan ditempelkan ditempat yang tinggi, maka huruf yang kita gunakan haruslah cukup besar agar terbaca dari pemirsanya yang berada dibawah. Poster juga harus menggunakan gambar yang kontras agar menarik perhatian. Apalagi jika poster ditempelkan di sarana mading misalnya, dimana banyak poster lain juga ditempelkan.

Fungsi Membuat Poster (Fungsi Poster)

Fungsi poster adalah untuk menyampaikan pesan secara jelas, singkat dan menarik menggunakan bahasa/kata dan gambar. Itu adalah fungsi utamanya, namun, selain itu menurut Sudjana dan Rivai (2005: 56) poster memiliki beberapa fungsi antara lain:

  1. Sebagai Motivasi. Poster dapat dibuat untuk mendorong motivasi seseorang, misalnya untuk meningkatkan motivasi kegiatan belajar siswa. Poster tidak memuat informasi secara langsung, namun hanya berisi ajakan, renungan, persuasi atau kisah sukses.
  2. Sebagai peringatan. Berisi peringatan-peringatan seperti pengingat untuk mematuhi peraturan hukum, peraturan sekolah, hingga untuk menjaga ketertiban sosial.
  3. Pengalaman kreatif. Melalui poster kita dapat menginformasikan berbagai pementasan kreatif yang tidak hanya menyajikan hiburan saja, tetapi juga mengasah kreativitas, baik bagi para pelaku seninya, maupun yang mengadakan pementasan, pameran, bazaar, dsb.

Manfaat Poster

Berbicara mengenai fungsi dan manfaat poster, Hernawan, dkk. (2007: 13) Melengkapinya dengan beberapa manfaat poster sebagai berikut:

  1. Penggerak perhatian. Misalnya poster disimpan didekat tempat sampah dan berisi pesan “jagalah kebersihan” sebagai konteks perhatian lebih agar masyarakat membuang sampah pada tempatnya.
  2. Sebagai petunjuk. Poster dapat menunjukan dimana suatu tempat pariwisata berada dan apa saja yang ada disana dan ditempatkan dijalan perbatasan kota sebagai bahan konsiderasi orang luar daerah untuk berwisata kesana.
  3. Sebagai peringatan. Misalnya poster ditempatkan didaerah yang memang memiliki angka kecelakaan tinggi, dsb.
  4. Pengalaman kreatif. Untuk menunjukan pertunjukan seni.
  5. Tidak hanya aplikasi politik, tetapi juga untuk mengkampanyekan berbagai isu lingkungan atau sosial lainnya.

Jenis-jenis Poster

Berdasarkan pemaparan fungsi dan manfaat poster diatas, rasanya cukup jelas poster dapat dikategorikan berdasarkan tujuan dan manfaatnya. Poster dapat dibedakan berdasarkan isi dan tujuannya, yaitu:

Jenis Poster berdasarkan Isi

  1. Poster Kegiatan. Merupakan poster dengan informasi suatu kegiatan (event) yang akan dilaksanakan, seperti: pameran, pentas seni, kegiatan sosial dan isu lingkungan, dsb.
  2. Poster Niaga (Bisnis/Dagang). Yaitu poster yang berisi tawaran untuk menggunakan produk/jasa seperti: poster produk minuman, makanan, poster jasa desain, dsb.
  3. Poster Layanan Masyarakat. Poster yang berisi edukasi atau ajakan kepada masyarakat umum terhadap suatu isu yang bersangkutan dengan masyarakat, seperti: keluarga berencana, bahaya merokok, dsb.
  4. Poster Pendidikan. Poster yang berhubungan langsung dengan pendidikan, biasanya dibuat di sekolah atau lingkungan kampus perguruan tinggi.

Jenis Poster berdasarkan Tujuan

  1. Poster Komersial, poster untuk mempromosikan barang dan jasa.
  2. Poster Kampanye, untuk mengambil simpati masyarakat terhadap suatu isu, tokoh, atau lembaga politik.
  3. Poster Propaganda, poster yang berusaha menggiring opini publik.
  4. Poster Film, untuk mempromosikan sebuah karya film.
  5. Poster Komik, mempromosikan sebuah komik.
  6. Poster Afirmasi, untuk memotivasi pembacanya.
  7. Poster Wanted (Pencarian), untuk mencari orang hilang.
  8. Poster Cheesecake, untuk mencari perhatian publik, biasanya digunakan untuk merekrut calon bintang (idol).
  9. Poster Riset, untuk mempromosikan atau merekrut kebutuhan suatu riset/penelitian.
  10. Poster Kelas, digunakan untuk memberikan motivasi, pendidikan atau inspirasi bagi lingkungan pendidikan (sekolah).

Syarat Membuat Poster

Melihat fungsinya yang beragam namun berfokus pada penyampaian pesan yang efektif, maka membuat poster memerlukan perancangan yang matang. Terdapat beberapa syarat yang dapat dipenuhi untuk membuat poster yang sukses. Syarat-syarat tersebut adalah:

1. Menentukan Topik & Tujuan

Topik yang berkesinambungan dengan tujuan adalah langkah pertama yang harus dilakukan. Kita harus menentukan tema berdasarkan pesan yang ingin disampaikan agar poster efektif. Berdasarkan tema dan tujuan yang telah disiapkan tersebut kita mulai dapat memikirkan bentuk visual dan kata yang digunakan untuk membuat poster tersebut.

2. Membuat Kalimat Singkat dan Mudah Diingat

Fungsi poster adalah mengirim pesan kepada orang yang melihatnya, sehingga setiap kata yang ada haruslah mudah dipahami dan berkesan. Dengan melihat kalimat yang berkesan, orang akan mengingatnya dengan mudah dan dapat menempel terus dipikirannya.

3. Menggunakan Gambar

Mengapa harus menggunakan gambar? Karena gambar adalah salah satu penyampai pesan yang paling menarik. Sehingga poster haruslah menggunakan gambar untuk mencapai salah satu tujuannya, yaitu menyampaikan pesan dengan jelas dan menarik. Sehingga poster akan mengundang perhatian dan menarik minat baca yang melihatnya.

Rasio atau proporsi gambar dan kata harus disesuaikan dengan tema dan tujuan yang dimaksud. Poster juga dapat memuat gambar bercerita atau komik didalamnya. Namun esensi poster harus tetap ada, yaitu menyampaikan suatu pesan dengan jelas, singkat dan menarik.

4. Menggunakan Media yang Tepat

Pemilihan media poster dilakukan dengan cara menyesuaikan tempat poster akan diletakan. Jika poster akan diletakan pada papan baliho, seperti yang sering kita lihat dijalan, maka media yang cocok adalah kain atau bahan sejenisnya. Jika poster diletakan di dinding yang tidak terekspos langit (kemungkinan hujan) maka poster cukup menggunakan kertas.

Berbicara media, tidak akan lepas terhadap alat pembuatannya juga. Poster dapat dibuat dengan cara manual atau menggambarnya dengan tangan. Namun untuk hari ini, kebanyakan orang lebih banyak menggunakan alat bantu komputer untuk merancangnya, kemudian dicetak (diprint) atau disablon (cetak manual) pada medianya.

Penggunaan teknik menggambar manual akan menyulitkan kita untuk melakukan revisi setelah poster sudah terlanjur dibuat. Sementara menggunakan alat bantu komputer akan memudahkan revisi yang harus dilakukan.

Alat dan Bahan Membuat Poster

Alat dan bahan yang digunakan untuk membuat poster cukup generik atau mudah ditemui dan dapat digunakan untuk membuat karya seni lain pula. Beberapa alat dan bahan yang dapat digunakan adalah:

  1. Pensil Gambar. Pensil digunakan untuk membuat sketsa untuk kemudian ditebalkan oleh ballpoint dan diwarnai oleh cat poster.
  2. Digunakan untuk membuat garis luar yang diperlukan.
  3. Kuas Lukis. Kuas adalah alat untuk membubuhkan cat poster yang berbentuk cairan kental seperti cat lukis pada umumnya.
  4. Cat Poster. Cat poster adalah cat khusus yang dibuat untuk membuat poster, karenanya cat ini saturasi warnanya lebih terang dan mencolok untuk mempermudah tercapainya poster yang mencolok dan menarik perhatian.
  5. Meskipun komputer dapat mengganti semua alat menggambar manual diatas, namun biasanya poster yang baik diawali oleh sketsa manual atau menggunakan teknik gabungan manual dan penggunaan alat bantu komputer.

Referensi

  1. Hasnun, A. 2006. Pedoman Menulis untuk Siswa SMP dan SMA. Yogyakarta: Andi.
  2. Hernawan, H. dan Riyana, C. 2007. Media Pembelajaran SD. Bandung: UPI Press.
  3. Kustandi, C. dan Sutjipto, B. (2011). Media Pembelajaran: Manual dan Digital. Bogor: Ghalia Indonesia.
  4. Sudjana, N. & Rivai, A. 2009. Media Pengajaran. Bandung: CV. Sinar Baru Algensindo.

Gabung ke Percakapan

2 tare

  1. Serupa sangat membantu aku bangett,dan pekerjaan aku jadi cepat selesai.terimakasih Serupa sudah membantu aku dalam mengerjakan tugas sekolah

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *