Majas hiperbola adalah gaya bahasa yang melebih-lebihkan atau membesar-besarkan kenyataan yang sebenarnya. Contohnya: air matanya mengalir menganak sungai. Tentunya, sebanyak apapun seseorang mengeluarkan air mata tidak mungkin sebanyak air sungai apalagi sungai yang beranak.
Pengertian di atas sejalan dengan pendapat Keraf (2010, hlm. 135) yang mengemukakan bahwa majas hiperbola artinya semacam gaya bahasa yang mengandung suatu pernyataan yang berlebihan dengan membesar-besarkan suatu hal.