Majas metafora adalah gaya bahasa yang menggunakan kata pembanding untuk mewakili hal lain atau bukan yang sebenarnya mulai dari bandingan benda fisik, sifat, ide, atau perbuatan lain. Contoh klisenya adalah: “Aku ini binatang jalang”.
Kerajaan Kalingga: Sejarah, Peninggalan, Silsilah (Lengkap)
Kerajaan Kalingga atau Keling adalah kerajaan di Jawa bagian tengah yang sempat dipimpin oleh seorang wanita, Ratu Sima.Ia digambarkan sebagai pemimpin wanita yang tegas dan taat terhadap peraturan yang berlaku di kerajana tersebut. Kerajaan ini terkadang juga disebut Kerajaan Holing.
Kalimat Efektif, Ciri, Unsur, Pengertian, Contoh & Pembahasan
Kalimat efektif adalah kalimat yang dapat menyampaikan gagasan kepada pembaca sesuai dengan apa yang ingin disampaikan oleh penulis dengan cara yang efisien dan tersusun berdasarkan kaidah dan struktur bahasa Indonesia yang baik dan baku.
Kalimat Majemuk Bertingkat, Setara, Rapatan & Campuran
Kalimat majemuk adalah kalimat yang memiliki dua kalimat/klausa atau lebih di dalam satu kalimat. Setiap kalimat majemuk setidaknya memiliki dua set klausa yang terdiri dari subjek dan predikat saja (S + P ) + (S + P) atau dilengkapi oleh objek, pelengkap, maupun keterangan menjadi kalimat.
Teks Ceramah: Struktur, Pengertian, Ciri, Kaidah, Contoh, dsb
Teks ceramah adalah teks yang berisi pemberitahuan, penyampaian suatu informasi baik pengetahuan maupun informasi umum lainnya untuk disampaikan di depan orang banyak oleh pakar atau orang yang menguasai bidangnya baik secara langsung maupun melalui media elektronik & digital.
Kerajaan Tarumanegara: Sejarah, Kejayaan, Silsilah, Keruntuhan, dsb
Tarumanegara merupakan salah satu kerajaan tertua di Indonesia (kedua setelah Kutai). Berikut adalah pembahasannya mulai dari pendiri, peninggalan, letak (lokasi), kehidupan sosial, politik, ekonomi, masa kejayaan hingga penyebab keruntuhannya berdasarkan sumber terpercaya dan pustaka referensi terlampir.
Kerajaan Kutai: Sejarah, Peninggalan, Silsilah, Kejayaan & Keruntuhan
Kerajaan Kutai dapat merujuk pada dua kerajaan yang berbeda, yakni: Kutai Mulawarman/Martapura atau Kutai Kartanegara. Kutai Mulawarman adalah kerajaan Hindu-Buddha pertama di Indonesia. Sementara Kutai Kartanegara adalah kerajaan yang pada akhirnya akan menaklukan Kutai Martapura dan berubah menjadi Kesultanan Islam (Kerajaan Islam).
Teks Editorial – Pengertian, Struktur, Ciri, Kaidah & Cara Penulisan
Teks editorial adalah tulisan yang ditulis oleh redaktur utama media yang berisikan pendapat, pandangan umum, atau reaksi mengenai suatu peristiwa atau kejadian (berita aktual) yang tengah menjadi sorotan masyarakat.
Sementara itu, Kosasih (2017, hlm. 282) mengungkapkan bahwa teks editorial merupakan kolom khusus Alma surat kabar yang berisi tanggapan redaksi media baik itu sekedar pendapat, kritik, pujian, hingga sindiran terhadap suatu peristiwa faktual yang tengah terjadi di lingkungan masyarakat luas.
Teks editorial juga sering disebut dengan tajuk rencana yang berarti artikel utama dari suatu surat kabar yang berisi pandangan redaksi (tim penulis dan penyusun koran) terhadap suatu isu pada saat koran tersebut diterbitkan.
Sumadiria (2011, hlm. 82) menyatakan bahwa tajuk rencana dapat diartikan sebagai opini redaksi yang berisi aspirasi, pendapat, dan sikap resmi media terhadap berbagai persoalan, kejadian atau fenomena aktual yang kontroversial yang sedang terjadi di dalam lingkungan masyarakat.
Teks Cerita Sejarah: Pengertian, Struktur, Nilai, Kaidah, Dsb.
Pengertian teks cerita sejarah adalah kisah imajinasi yang ditulis dengan tokoh atau latar sejarah yang benar-benar terjadi. Meskipun imajinatif, teks ini tetap memuat sejarah yang faktual, namun hanya digunakan untuk latar belakang dan beberapa unsur lainnya saja.
Pada dasarnya hampir semua prosa atau novel dapat memuat nilai sejarah jika gaya penulisan yang digunakan adalah gaya realis. Namun, kandungan sejarahnya tidak akan sekuat teks cerita sejarah. Untuk menghilangkan kekaburan yang rentan terjadi, kita juga harus memahami apa itu teks sejarah.
Teks Anekdot: Pengertian, Struktur, Unsur, Kaidah & Contoh
Teks anekdot adalah cerita yang transpirasi oleh fakta, bersifat lucu (mengandung humor) berbarengan dengan kritik halus atau makna tersirat yang positif lainnya. Pernyataan tersebut sejalan dengan pendapat Kosasih (2017, hlm.2) yang mengemukakan bahwa teks anekdot adalah teks yang berbentuk cerita yang di dalamnya berisi humor sekaligus kritik dan karenanya, anekdot sering kali bersumber dari kisah-kisah faktual dengan tokoh terkemuka yang nyata.
Sementara itu, Mayora dkk. (2017, hlm.193) berpendapat bahwa teks anekdot adalah teks cerita yang bersifat lucu dan bertujuan untuk menyindir seseorang atau suatu kebiasaan buruk. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa teks anekdot adalah cerita lucu yang bertujuan untuk menghibur sekaligus memberikan kritik membangun dengan cara halus agar teks lebih bermakna untuk dibaca.