Kebanyakan orang cenderung mengartikan lingkungan secara sempit, seolah-olah lingkungan hanyalah alam sekitar di luar diri manusia atau individu. Padahal, lingkungan tidak terbatas pada hal konkret yang terdapat di sekitar kita. Bentuk lingkungan dapat berupa hal yang nonfisik bahkan abstrak (berupa ide gagasan yang tidak konkret). Contohnya, suasana kehidupan di suatu tempat adalah lingkungan, nilai dan norma masyarakat adalah lingkungan, kebudayaan, dan ilmu pengetahuan merupakan lingkungan.
Pendidikan Kesejahteraan Keluarga – Pengertian, Ruang Lingkup, dsb
Pendidikan kesejahteraan keluarga adalah berbagai upaya untuk mengadakan usaha pembelajaran atau pendidikan secara umum dengan tujuan memberikan pengetahuan, keterampilan, dan sikap untuk agar suatu keluarga dapat sejahtera. Seperti apa keluarga yang sejahtera? Keluarga sejahtera adalah keluarga yang dapat mencukupi kebutuhan spiritual dan material yang baik, serta memiliki ikatan yang baik antaranggota atau antar keluarga dengan masyarakat.
Keterampilan Komunikasi: Pengertian, Jenis & Indikator Menurut Para Ahli
Komunikasi (communication) merupakan salah satu keterampilan yang harus dikuasai dalam konsep pendidikan abad ke-21. Dengan demikian keterampilan komunikasi menjadi salah satu keterampilan yang harus dikuasai oleh peserta didik bahkan masyarakat secara umum agar mampu menghadapi tantangan di abad ini. Bagaimana tidak, tanpa komunikasi yang baik, seseorang tidak akan mampu menyampaikan gagasan atau pendapat apa pun. […]
Fonologi : Pengertian, Sejarah, Aliran & Sub-Disiplinnya
Fonologi merupakan cabang Linguistik (ilmu bahasa) yang mengkaji bunyi-bunyi bahasa, baik dari proses terbentuk, maupun perubahannya. Dalam ilmu bahasa fonologi mengacu pada studi fonemik yang memperhatikan pembeda makna dari bunyi. Namun dalam ranah umum, fonologi merupakan ilmu yang dapat mempelajari dua sub-bidang, yakni fonem (memperhatikan pembeda makna), dan fonetik (tidak mempedulikan pembeda makna).
Kolaborasi: Pengertian, Indikator & Cara Meningkatkannya
Keterampilan kolaborasi merupakan salah satu kompetensi yang dibutuhkan dalam menggalangkan pendidikan abad ke-21. Hal tersebut karena melakukan kolaborasi memiliki dampak positif terhadap kompetensi peserta didik. Selain itu, hal ini berkaitan dengan kenyataan bahwa kolaborasi menjadi salah satu kunci untuk mengembangkan kesejahteraan manusia secara umum dan luas pada abad ini.
Berpikir Kreatif (Creative Thinking) – Pengertian, Indikator, Tahap, dsb
Berpikir kreatif merupakan kompetensi dan keterampilan utama yang harus digali untuk menyambut revolusi industri 4.0 dan konsepsi pendidikan abad ke-21. Mengapa? Karena penelitian telah menunjukkan bahwa pekerjaan kreatif akan mengambil alih di masa depan. Hal tersebut disebabkan oleh pekerjaan rutin yang mengulang akan diambil alih oleh robot dan proses otomatisasi lainnya (Karim & Daryanto, 2017, hlm. 12).
Problem Solving (Pemecahan Masalah) : Pengertian, Indikator, Faktor, dsb
Salah satu keterampilan yang digaungkan untuk menghadapi era pendidikan abad 21 adalah problem solving atau pemecahan masalah. Pemecahan masalah merupakan salah satu skill set penting untuk menghadapi tuntutan hidup di zaman yang serba cepat ini. Mengapa? Karena kecepatan dan ketelitian merupakan hal yang amat berbenturan, dan ketika kita ingin mewujudkannya, maka akan timbul banyak permasalahan, yakni kesenjangan antara harapan dan kenyataan. Dengan demikian keterampilan problem solving amatlah dibutuhkan di masa ini.
HOTS (Higher Order Thinking Skill) – Pengertian, Karakteristik, dsb
OTS pertama kali dikemukakan Susan M Brookhart (penulis & profesor), Ia mendefinisikan model HOTS ini sebagai metode untuk transfer pengetahuan, berpikir kritis, dan memecahkan masalah (Brookhart dalam Sofyan, 2019, hlm.3). Namun demikian, HOTS bukan sekedar model soal saja, akan tetapi mencakup model pembelajaran pula. Pada konsepsi HOTS, model pembelajaran harus mencangkup kemampuan berpikir, contoh, pengaplikasian pemikiran dan diadaptasikan dengan kebutuhan sisiwa yang berbeda-beda. Terdapat pula model penilaian…
Fonemik : Pengertian, Realisasi, Variasi & Suprasegmental
Fonemik merupakan salah satu sub-bidang dari fonologi yang terdiri dair fonetik dan fonemik. Fontik menganalisis cara manusia mengeluarkan bunyi-bunyi Bahasa tanpa memperhatikan perbedaan maknanya. Sementara itu fonemik menganalisis bunyi-bunyi Bahasa berdasarkan kemampuannya dalam memanipulasi makna dan perannya dalam Bahasa secara keseluruhan (Clark, 1995, hlm. 1-2). Bidang fonetik dan fonemik saling mempengaruhi secara mutual.
Konsep Pemrograman Berorientasi Objek (PBO/OOP)
Pemrograman Berorientasi Objek (PBO) atau Object Oriented Programming (OOP) merupakan salah satu paradigma pemrograman yang berorientasi terhadap objek nyata daripada ide atau gagasan umum yang abstrak. Misalnya, jika paradigma pemrograman lain ingin membuat modul perkuliahan, maka pemrograman berorientasi objek akan lebih memperhatikan objek-objek yang ada dalam perkuliahan itu, seperti: dosen, mahasiswa, materi kuliah, jadwal, dsb. Itulah mengapa paradigma ini disebut sebagai berorientasi objek, karena lebih mengutamakan objeknya dibandingkan dengan ide general dari fitur yang ingin dibuat seperti “perkuliahan”.