Posted inIlmu Komunikasi

Komunikasi Persuasif: Pengertian, Elemen, Faktor & Teknik

Komunikasi persuasif adalah jenis komunikasi yang sering digunakan oleh banyak orang untuk dapat menyelesaikan masalah atau untuk dapat mempengaruhi komunikan dari segi persepsi, sikap, dan perilaku (Maryam & Paryontri, 2021, hlm. 104). Pada dasarnya, setiap kegiatan komunikasi tentunya diharapkan mampu mengubah perilaku atau sikap orang lain, yakni dengan mendapat tanggapan atau setidaknya reaksi. Akan tetapi, komunikasi persuasif ini spesifik ingin mendorong seseorang untuk melakukan sesuatu yang menjadi harapan komunikan-nya.

Posted inIlmu Komunikasi

Fungsi Bahasa: Informasi, Ekspresi Diri, Instrumental, Interaksional, dll

Fungsi bahasa yang mendasar adalah untuk menamai atau menjuluki orang, objek dan peristiwa. Setiap orang punya nama untuk identifikasi sosial (Karyaningsih, 2018, hlm. 130). Tanpa melalui bahasa yang secara alami terbentuk dan dikembangkan oleh manusia, orang-orang juga dapat menamai apa saja, objek atau hal abstrak tertentu, termasuk perasaan yang mereka alami sendiri. Penamaan adalah dimensi pertama bahasa dan basis bahasa dan pada awalnya itu dilakukan manusia sesuka mereka, yang lalu menjadi konvensi (disepakati khalayak). Akan tetapi…

Posted inIlmu Komunikasi

Psikologi Komunikasi: Pengertian, Ruang Lingkup, Pendekatan, Ciri, dsb

Psikologi komunikasi merupakan studi perilaku manusia yang berfokus pada ranah komunikasi. Psikologi sendiri sebagai ilmu yang mengkaji proses mental dan perilaku manusia sejatinya merupakan salah satu pemeran utama dalam kajian ilmu komunikasi. Melalui kacamata psikologi dan teori-teori tentang perilakunya, kita dapat menjelaskan bagaimana dan mengapa manusia melakukan komunikasi. Perilaku manusia juga berkaitan erat dengan komunikasi yang dilakukan, baik secara…

Posted inIlmu Komunikasi

Strategi Komunikasi: Pengertian, Jenis, Tujuan, Tahap, Prinsip, dsb

Strategi komunikasi adalah perencanaan dan manajemen yang efektif untuk menyampaikan pesan agar mudah dipahami oleh komunikan dalam menerima apa yang disampaikan sehingga dapat mengubah sikap atau perilaku seseorang (Effendy, 2017, hlm. 35). Salah satu pokok permasalahan utama yang berkaitan dengan strategi komunikasi adalah mengelola konsumsi sumber tenaga komunikasi yang ada untuk menggapai tujuan yang ingin dicapai. Hal tersebut karena komunikasi memiliki batasan tertentu yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin agar menjadi efektif, dan strategi komunikasi adalah upaya untuk melakukannya.

Posted inIlmu Komunikasi

Proses Komunikasi: Primer, Sekunder, Psikologis, Mekanistis, Dll

Proses komunikasi adalah segala gejala yang mengalami perubahan secara terus menerus atau segala kejadian yang terus-menerus terjadi pada saat suatu komunikasi sedang berlangsung. Pengertian tersebut di ambil dari definisi proses sendiri yang merupakan segala gejala yang mengalami perubahan secara terus-menerus “atau” segala kejadian yang berlangsung terus-menerus (Hariyanto, 2021, hlm. 28).

Posted inIlmu Komunikasi

Komunikasi Non-Verbal: Pengertian, Klasifikasi, Fungsi, Tujuan, dsb

Komunikasi non-verbal adalah proses komunikasi yang tidak menggunakan lambang verbal atau isyarat yang bukan kata, baik lisan maupun tulisan (Yusuf, 2021, hlm. 83). Komunikasi ini mencakup semua rangsangan non-verbal dalam seluruh konteks komunikasi oleh seseorang dan mempunyai nilai pesan bagi pengirim dan penerima pesan. Sementara itu menurut Hariyanto (2021, hlm. 60) komunikasi nonverbal adalah proses komunikasi di mana pesan disampaikan tidak menggunakan kata-kata. Contoh dari komunikasi non-verbal adalah menggunakan gerak isyarat, bahasa tubuh, ekspresi wajah dan…

Posted inIlmu Komunikasi

Komunikasi Verbal: Pengertian, Aspek, Prinsip, Jenis, Hambatan, dsb

Komunikasi verbal adalah komunikasi yang kecenderungannya menyampaikan pesan dengan menggunakan kata-kata (Panuju, 2018, hlm. 244). Namun demikian, “kata-kata” yang dimaksud masih belum sepenuhnya mampu merepresentasikan komunikasi verbal karena kata tersebut dapat disampaikan secara langsung maupun tertulis. Seperti yang diungkapkan oleh Mukarom (2020, hlm. 16) bahwa komunikasi verbal atau verbal communication merupakan salah satu bentuk komunikasi yang disampaikan kepada pihak lain melalui tulisan atau lisan.

Posted inIlmu Komunikasi

Jenis Komunikasi: Antarpribadi, Kelompok, Publik, Medio, Organisasi, Dsb

Jenis komunikasi amatlah beragam dan masing-masing tipe memiliki peran, kelebihan, dan kekurangannya masing-masing. Dalam ilmu komunikasi, jenis atau tipe komunikasi ini sering disebut sebagai konteks komunikasi pula. Apa bedanya? Konteks, tatanan, tipe dan macam adalah kata sinonim yang menunjuk pada pembagian komunikasi berdasarkan jumlah peserta atau konteks fisik atau konteks lainnya (Yusuf, 2021, hlm. 69). Di dalam studi ilmu komunikasi, umumnya para ahli membagi…

Posted inIlmu Komunikasi

Etika Komunikasi – Pengertian dan Kode Etik: Massa, Jurnalisme & Humas

Etika komunikasi merupakan suatu konsekuensi bagi segala hal yang dilakukan atau dipraktikan bagi semua ilmu, studi, praktik, maupun seni apa pun, termasuk komunikasi. Baik buruk suatu tindakan adalah ha pokok yang harus disertakan dalam pembahasan semua ilmu, meskipun menurut pengetahuan yang dianggap ilmiah ilmu ini bersifat bebas nilai. Oleh karena itu, etika komunikasi adalah persoalan penting yang harus disoroti dalam mempelajari maupun mempraktikan teori ekonomi. Berikut adalah literasi atau beberapa uraian mengenai etika komunikasi.

Posted inIlmu Komunikasi

Teori-Teori Komunikasi: Hypodermic, Uses & Gratifications, Disonansi, dll

Teori komunikasi merupakan merupakan seperangkat aturan yang saling berkaitan satu sama lain atau prinsip-prinsip umum mengenai sejumlah aspek dari realitas mengenai komunikasi. Dengan lebih rinci Samsinar & Rusnali (2017, hlm. 102) menjelaskan bahwa teori adalah abstraksi dari realitas yang secara konseptual mengorganisasi aspek dunia empiris tetap secara sistematis yang terdiri atas asumsi, preposisi, dan aksioma dasar yang saling berkaitan, dan terdiri atas fenomena yang digeneralisasi yang diterima dan dibuktikan secara empiris.