Contoh teks eksplanasi pada artikel sebelumnya belum mewakili keadaan teks eksplanasi yang sesungguhnya. Maka dari itu, berikut adalah beberapa contoh teks eksplanasi mulai teks eksplanasi fenomena sosial, fenomena alam, hingga penjelasan budaya upacara adat sunda.
Contoh Teks Prosedur Lengkap dengan Strukturnya
Teks prosedur adalah teks yang berisi arahan, tahapan, atau langkah-langkah untuk melakukan atau membuat sesuatu. Pada aman ini, contoh teks prosedur lengkap dengan strukturnya disajikan dengan cara yang singkat dan mudah untuk dipahami.
Di bawah ini adalah berbagai macam contoh teks prosedur beserta strukturnya yang terdiri dari: a) tujuan/pernyataan umum, b) langkah-langkah (tahapan), c) penegasan ulang/penutup dalam berbagai macam jenis dan tema.
Contoh Teks Eksposisi beserta Strukturnya (Bermacam Tema)
Teks eksposisi adalah teks yang berisi pendapat melalui serangkaian argumen penguatnya. Berikut adalah contoh teks eksposisi beserta strukturnya (tesis, rangkaian argumen, penegasan ulang) dengan berbagai tema yang berbeda seperti: pendidikan, kesehatan, dan lingkungan (alam).
Contoh Teks Deskripsi beserta Strukturnya (Berbagai Tema)
Berikut ini adalah contoh teks deskripsi beserta strukturnya yang terdiri dari: 1) deskripsi umum, 2) deskripsi bagian, 3) penutup. Contoh-contoh yang dimuat dibuat dengan singkat namun akurat agar mudah dipahami dengan berbagai tema seperti: hewan, alam, wisata, dan sekolah.
Contoh Teks Diskusi Beserta Strukturnya (Berbagai Tema)
Contoh teks diskusi beserta strukturnya akan dibahas lengkap pada artikel ini. Berikut adalah beberapa contoh teks diskusi dengan berbagai tema yang berbeda mulai dari contoh teks diskusi tentang kesehatan, pendidikan, pergaulan bebas…
Majas Litotes: Pengertian & Contoh serta Penjelasannya
Majas litotes adalah gaya bahasa yang mengecilkan kenyataan dengan maksud merendah. Gaya bahasa ini serupa namun tak sama dengan majas innuendo yang mengecilkan kenyataan dengan maksud menyindir.
Menurut Keraf (2010, hlm. 132) Majas lilotes ialah gaya bahas yang digunakan untuk menyatakan sesuatu dengan tujuan merendahkan diri.
Senada dengan Keraf, Pamungkas (2012, hlm. 136) mengungkapkan bahwa litotes merupakan gaya bahasa yang dipakai untuk menyatakan sesuatu lebih kecil dari kenyataan dari yang sebenarnya dengan maksud merendahkan diri…
Majas Hiperbola: Pengertian, Contoh, dan Penjelasannya
Majas hiperbola adalah gaya bahasa yang melebih-lebihkan atau membesar-besarkan kenyataan yang sebenarnya. Contohnya: air matanya mengalir menganak sungai. Tentunya, sebanyak apapun seseorang mengeluarkan air mata tidak mungkin sebanyak air sungai apalagi sungai yang beranak.
Pengertian di atas sejalan dengan pendapat Keraf (2010, hlm. 135) yang mengemukakan bahwa majas hiperbola artinya semacam gaya bahasa yang mengandung suatu pernyataan yang berlebihan dengan membesar-besarkan suatu hal.
Kerajaan Mataram Kuno: Sejarah, Peninggalan, dsb (Lengkap)
Mataram Kuno diperkirakan berdiri pada abad ke-8 di Jawa bagian tengah. Kerajaan ini sempat dipimpin oleh dua dinasti. Artinya, terdapat dua Wangsa atau keluarga turun-temurun yang memimpinnya secara bersamaan.
Dinasti pertama adalah dinasti Sanjaya yang beragama Hindu, sementara yang kedua adalah Dinasti Syailendra yang bercorak agama Budha.
Meskipun begitu, kedua dinasti diketahui memimpin berdampingan secara damai. Strategi pemerintahan yang digunakan biasanya kedua dinasi saling mengisi kekosongan namun terkadang juga memerintah secara bersama.
Majas Innuendo – Pengertian, Contoh, Karakteristik (Lengkap)
Majas innuendo adalah gaya bahasa yang mengecilkan hal yang sebenarnya lebih besar. Contohnya adalah: Dia berhasil naik pangkat dengan sedikit menyuap. Tentunya menyuap adalah hal besar yang tidak boleh dilakukan, selain itu angka finansial yang dilibatkan juga kemungkinan tidak sedikit.
Sejalan dengan pengertian di atas, Keraf (2010, hlm. 144) menyatakan bahwa majas innuendo adalah gaya bahasa sindiran yang mengecilkan kenyataan yang sebenarnya. Artinya, gaya bahasa ini menciptakan ungkapan yang mengecilkan kenyataan hal yang sebenarnya dimaksud.
Majas Hipalase: Pengertian, 10 Contoh & Penggunaannya
Majas hipalase adalah gaya bahasa yang menggunakan ungkapan yang seharusnya digunakan untuk kata lain dari yang sebenarnya dimaksud. Contohnya: ia berbaring di atas sebuah bantal yang gelisah. Sebetulnya orang yang berbaring yang gelisah, bukan bantalnya.
Pengertian di atas sejalan dengan Keraf (2010, hlm. 142) yang berpendapat bahwa hipalase adalah semacam gaya bahasa yang mempergunakan sebuah kata tertentu untuk menerangkan sebuah kata yang seharusnya dikenakan pada sebuah kata yang lain.